Joko Susilo Ungkap Kesan Mendalam Persik Kediri Sambil Teteskan Air Mata Usai Dipecat di Liga 1 2021

Kediri Dalam Berita | 04/10/2021

 
surya.co.id/farid mukarrom
 
Joko Susilo Ungkap Kesan Mendalam Perseik Kediri Sambil Teteskan Air Mata Usai Dipecat di Liga 1 2021 
 

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | KEDIRI - Joko Susilo tidak bisa menyembunyikan rasa haru begitu diputus kontrak usai mendampingi tim Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI liga 1 2021/2022. Pelatih Macan Putih itu mengaku sedih harus meninggalkan tim yang dicintainya.

Joko Susilo memberi apresiasi kekeluargaan yang ada di internal manajamen, mulai pelatih, pemain dan perangkat tim lainnya selama menukangi Persik Kediri.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini secara resmi diberhentikan oleh manajemen perseik kediri usai hasil buruk dalam lima pertandingan awal di Kompetisi Liga 1 2021.

Bahkan pada pertandingan terakhir melawan PS Sleman, Gethuk tak mampu hadirkan kemenangan untuk Persik Kediri.

Akan tetapi meskipun kali ini ia harus angkat koper dari Persik Kediri, Joko Susilo menyampaikan kesan yang menyenangkan usai mendapat kesempatan melatih klub yang berjuluk Macan Putih.

"Luar biasa sekali, jadi di luar dan dalam sangat berbeda. Kalau di dalam kita sangat harmonis, seperti keluarga. Tetapi di luar berbeda ya, karena situasi," ungkap Joko Susilo.

Mantan pelatih Arema FC ini nampak secara emosional menitihkan air matanya, karena harus berpisah dengan Persik Kediri.

"Kita sebagai pemain juga sampaikan terima kasih kepada coach atas ilmunya yang diberikan selama ini. Sukses terus coach Joko," ucap Risna Prahalabenta pemain Persik Kediri.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Persik Kediri secara resmi mengakhiri hubungan kerja sama dengan pelatih Joko Susilo.

Pertandingan hari ini melawan PS Sleman menjadi laga terakhir bagi pria yang akrab disapa Gethuk itu.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengatakan, manajemen memiliki sejumlah pertimbangan mengakhiri kerja sama dengan coach Gethuk. Salah satunya adalah evaluasi lima pertandingan Persik di awal kompetisi Liga 1 2021/2022.
”Hari ini menjadi pertandingan terakhir coach Gethuk mendampingi tim," kata Hakim.

Dalam evaluasi tersebut, Hakim mengungkapkan, manajemen sudah membuat kesepakatan dengan coach Gethuk saat pertama kali menjalin kerja sama di awal musim. Pihaknya memberikan target kepada sang pelatih dengan parameter yang telah disepakati.

Setelah lima laga yang dijalani, menurut Hakim, coach Gethuk belum mencapai target yang ditetapkan manajemen. Hal itulah yang menjadi dasar manajemen menghentikan kerja sama.

Hubungan manajemen Persik dan coach Gethuk tetap berjalan baik. Sebelum keputusan tersebut dibuat, manajemen sudah berkomunikasi dengan pelatih kelahiran Blora, Jawa Tengah (Jateng) itu.

"Komunikasi berjalan baik. Dan kami mengakhiri hubungan kerja sama ini dengan baik-baik," ungkapnya.

Atas kerja keras yang sudah diberikan di Persik, Hakim mengucapkan terima kasih kepada coach Gethuk. Dia berharap, coach Gethuk bisa sukses di perjalanan karir kepelatihannya ke depan.

Sebagai pengganti coach Gethuk, manajemen menunjuk Alfiat sebagai pelatih karteker. Alfiat akan memimpin skuad Persik sampai manajemen menetapkan pelatih kepala yang baru.