DKPP Kota Kediri Terima Alokasi Vaksin PMK Tahap Ketiga

Kediri Dalam Berita | 12/09/2022

 

DKPP Kota Kediri Terima Alokasi Vaksin PMK Tahap Ketiga

- Jumat, 9 September 2022 | 21:06 WIB
Ilustrasi PMK
X
 
Ilustrasi PMK
 

Kediri, koranmemo.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPPKota Kediri mendapatkan tambahan alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Jumat (9/9). Vaksin yang diambil langsung dari Surabaya ini tiba di Kota Kediri sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala DKPP Kota Kediri Mohammad Ridwan mengatakan, alokasi vaksin yang diterima kali ini sebanyak 2.100 dosis. Vaksin PMK ini siap untuk didistribusikan dan rencananya akan dimulai pada hari Senin (12/9) mendatang.

Untuk alokasi sebelumnya, DKPP Kota Kediri sempat menerima 500 dosis vaksin pada tahap pertama dan ada tambahan 500 dosis vaksin pada tahap kedua. Dari alokasi vaksin sebelumnya, sudah tersalurkan ke 999 sapi yang ada di Kota Kediri.

Ridwan mengatakan, seperti alokasi sebelumnya vaksin kali ini akan memprioritaskan sapi dengan kondisi sehat. Hal ini bertujuan agar sapi yang sehat memiliki daya tahan untuk menangkal virus.

“Kami prioritaskan yang sehat dahulu untuk meminimalkan persebaran virus, meski saat ini kasusnya sudah melandai,” ungkapnya.

 

Tenggang waktu yang diberikan untuk menuntaskan alokasi vaksin tahap ketiga ini adalah selama satu bulan. Untuk mencapai target itu, tim vaksinator yang terdiri dari dokter hewan, medical veteriner, inseminator dan petugas pendataan sudah disiapkan.

Merujuk kepada data yang dia miliki, secara total, ada 4.301 sapi yang memerlukan vaksinasi di Kota Kediri. Selain itu ada juga 41 ekor kerbau, dan 5.416 kambing atau domba yang juga membutuhkan vaksin. Seperti diketahui, virus PMK ini tidak hanya menyerang sapi, tapi seluruh hewan yang masuk kategori berkuku belah.

“Sehingga kebutuhan total dosis vaksin di Kota Kediri adalah sebanyak 9.758 dosis,” ungkapnya.

Ridwan menambahkan, alokasi vaksin kali ini masih menggunakan vaksin import dari Prancis berjenis Aftopor. Untuk titik penyuntikan masih sama seperti yang sebelumnya, yaitu pada leher sebelah kanan secara intra moskuler.

“Dosisnya per ekor 2 mililiter untuk setiap vaksin. Vaksin kedua diberikan jeda 4 Minggu. Sementara booster berjarak 6 bulan setelahnya dengan vaksin yang sama,” ungkapnya.

Reporter : Ahmad Bayu Giandika