Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri menggandeng perguruan tinggi membahas perencanaan kota dalam memanfaatkan peluang terkait  rencana operasional bandara Kediri yang segera dilakukan.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan rencana pembangunan bandara bermanfaat, terlebih rencana jalan tol sehingga memberikan multipliyer effect.

"Saya senang ada simbiosis mutualisme antara kampus Universitas Brawijaya dan pemkot. Sebentar lagi, mungkin di tahun 2023, bandara mulai beroperasi dan di akhir 2023 ada jalan tol yang melalui Kota Kediri dari Kertosono hingga Tulungagung. Oleh karena itu, kota ini harus punya diferensiasi," katanya di Kediri, Selasa.

Abu Bakar dalam acara Forum Group Discussion (FGD) tersebut mengatakan bahwa Kota Kediri harus bisa mengambil peluang dari adanya pembangunan besar ini.

Menurut dia, semua pihak dapat berkolaborasi untuk memikirkan peluang tersebut dengan baik sehingga dengan lahan yang hanya 67 kilometer persegi dan dengan adanya keterbatasan anggaran, Pemkot Kediri tetap memiliki perencanaan yang baik dan bisa diaplikasikan.

Ia menekankan kepada seluruh pihak yang terkait, baik Pemkot Kediri dan Universitas Brawijaya berpikir secara makro.

Yang direncanakan tersebut , kata dia, bisa diaplikasikan di Kota Kediri yang memiliki keterbatasan anggaran.