Kota Kediri Masih Pulihkan Ekonomi, Aremania Tidak Hadir Saat Arema Bertamu ke Kandang Persik Kediri

Kediri Dalam Berita | 02/09/2022

Surya.co.id

Kota Kediri Masih Pulihkan Ekonomi, Aremania Tidak Hadir Saat Arema Bertamu ke Kandang Persik Kediri

Kamis, 1 September 2022 21:59
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
 
surya/didik mashudi
 
Rapat koordinasi membahas pertandingan derby Jatim Liga 1 Persik Kediri dan Arema FC di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (1/9/2022). 
 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Perwakilan dari Persik Kediri dan Arema FC menyepakati beberapa poin penting dalam menyambut pertandingan Liga 1 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya Kota Kediri, 17 September 2022 depan.

Salah satu poin yang disepakati dalam rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (1/9/2022). itu, adalah bahwa suporter tamu tidak akan datang mendukung timnya di Kota Kediri. Itu artinya bahwa Aremania tidak datang saat Singo Edan menjadi tamu bagi Persik Kediri nanti.

Rapat koordinasi itu diikuti Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersama Forkopimda Kota Kediri, manajemen Persik Kediri dan manajemen Arema FC. Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu menjelaskan, pertandingan Liga 1 Persik Kediri vs Arema FC perlu dibahas, mengingat saat ini Kota Kediri sedang melakukan pemulihan ekonomi yang dilakukan bersama dengan masyarakat.

Sehingga perekonomian Kota Kediri harus dijaga dengan baik. Jika keadaan Kota Kediri tidak aman, maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonominya. “Di rapat ini semua pihak bisa memberikan sarannya dan kemudian untuk diambil keputusan bersama,” jelas Mas Abu.

Selanjutnya semua undangan yang hadir memberikan ide dan sarannya untuk mempersiapkan pertandingan Liga 1 dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian dibuat kesepakatan bersama yang ditandatangani beberapa pihak terkait.

Pertemuan itu tidak hanya dihadiri Wali Kota Kediri, Ketua DPRD Kota Kediri, Komandan Brigif 16/Wira Yuda, Dandim 0809 Kediri, Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Tetapi juga hadir Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri, Komandan Yonif 521, Panitia penyelenggara Persik Kediri. Kemudian juga ada manajemen Persik Kediri, Perwakilan Korlap Aremania, Manajemen Arema FC, Polresta Malang Kota, Polres Malang, Polres Nganjuk, Polres Jombang, Polres Tulungagung, Polres Blitar Kota, Polres Blitar, serta Polsuska Daop VII Madiun.

Hasil pertemuan melahirkan kesepakatan bersama pertandingan Home – Away Liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC yang tertuang dalam 8 poin penting.

Pertama, kesepakatan bersama didasarkan semangat kebersamaan dan sportifitas, guna tercapainya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya pada pelaksanaan pertandingan home – away liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC.

 

Kedua, semua pihak sanggup melaksanakan kesepakatan bersama dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban umum dan kondusifitas serta menjunjung tinggi sportifitas pada sebelum, saat dan setelah pertandingan home – away liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC dilaksanakan, di dalam maupun di luar stadion. 

Ketiga, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, suporter Persik Kediri dan suporter Arema FC tidak akan saling mengunjungi untuk memberikan dukungan langsung di stadion ketika tim Persik Kediri maupun Arema FC sebagai tim tandang (away) pada pelaksanaan pertandingan Liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC.

Keempat, panitia pelaksana Persik Kediri menjual tiket hanya untuk suporter tuan rumah (home) secara offline melalui komunitas Persik Kediri atau di loket (stand) di sekitar stadion dengan didampingi pihak keamanan dari kepolisian, TNI, maupun Satpol PP.

Apabila masih ditemukan suporter dari tim tandang (away) membawa tiket pertandingan saat akan memasuki stadion, segala bentuk kebocoran tiket ke suporter tim tandang (away) menjadi tanggung jawab panitia pelaksana untuk mengganti biaya pembelian tiket tersebut.

Kelima, semua pihak secara proaktif mensosialisasikan kepada seluruh suporter Persik Kediri maupun suporter Arema FC sesuai bidang, fungsi dan tugasnya masing-masing dengan mematuhi dan melaksanakan kesepakatan bersama ini.

Keenam, kesepakatan bersama didasarkan pada ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan oleh karena itu pelaksanaan pertandingan home – away Liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC dilaksanakan dengan mematuhi ketertiban berlalu-lintas.

Dan tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebencian atau memancing timbulnya konflik fisik, serta tidak melakukan pelanggaran hukum/tindak pidana, maupun tindakan anarkhis lainnya.

Ketujuh, segala bentuk pelanggaran hukum/tindak pidana, maupun tindakan anarkhis lainnya yang timbul pada pertandingan Liga 1 – 2022/2023 antara Persik Kediri dan Arema FC akan diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Kedelapan, segala bentuk kerugian secara materi yang timbul sebagai akibat pertandingan antara Persik Kediri dengan Arema FC di Stadion Brawijaya Kediri, akan menjadi tanggung jawab manajemen Persik Kediri setelah ada keputusan dari tim verifikasi gabungan yang dibentuk tim Forkopimda dan manajemen Persik Kediri.