Laga Persik Kediri vs Arema FC, Aremania Tak Dapat Kuota

Kediri Dalam Berita | 02/09/2022

TIMES Indonesia

Laga Persik Kediri vs Arema FC, Aremania Tak Dapat Kuota

Kamis, 01 September 2022 - 20:18 |  11.58k
 

Laga Persik Kediri vs Arema FC, Aremania Tak Dapat KuotaPihak Persik Kediri - Arema FC dengan kesepakatan bersama disaksikan jajaran Forkompimda kota Kediri (Diskominfo Kota Kediri)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Persik Kediri dan Arema FC menyepakati sejumlah poin dalam rapat kordinasi bersama di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (01/09/2022). Dari 7 kesepakatan, dua kesepakatan penting yang tercapai yaitu terkait laga away dan jatah tiket untuk suporter tim tamu.  

 

Kesempatan yang dicapai menyebutkan untuk menjaga situasi kamtibmas, baik suporter Persik Kediri dan suporter Arema FC sepakat untuk tidak memberikan dukungan secara langsung di stadion saat Persik Kediri ataupun Arema FC melakukan laga away. 

Sebagai informasi Persik akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu pada pekan kesepuluh Liga 1 2022/2023. Laga yang digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri itu dijadwalkan berlangsung pada 17 September 2022 nanti. Sementara itu, Arema baru akan menjamu Persik sebagai tuan rumah pada pekan ke 26,  tanggal 21 Februari 2023 nanti di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Selaim itu, panitia pelaksana Persik Kediri juga aka  menjual tiket untuk suporter tuan rumah secara offline melalui komunitas Persik Kediri atau di loket (stand) di sekitar stadion dengan didampingi pihak keamanan dari kepolisian, TNI, maupun Satpol PP. 

Kesepakatan itu menyebutkan jika masih ditemukan suporter dari tim tandang (away) membawa tiket pertandingan saat akan memasuki stadion, segala bentuk kebocoran tiket ke suporter tim tandang (away) menjadi tanggung jawab panitia pelaksana untuk mengganti biaya pembelian tiket tersebut.

Rapat bersama ini turut dihadiri sejumlah pihak terkait yakni Wali Kota Kediri, Ketua DPRD Kota Kediri, Koamandan Brigif 16/Wira Yuda, Dandim 0809 Kediri, Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri, Komandan Yonif 521, panitia penyelenggara Persik Kediri, Manajemen Persik Kediri, Perwakilan Korlap Aremania, Manajemen Arema FC, Polresta Malang Kota, Polres Malang, Polres Nganjuk, Polres Jombang, Polres Tulungagung, Polres Blitar Kota, Polres Blitar, serta Polsuska DAOP VII Madiun.

"Pertandingan ini perlu dibahas mengingat saat ini Kota Kediri sedang melakukan pemulihan ekonomi yang dilakukan bersama dengan masyarakat. Oleh karena itu, perekonomian Kota Kediri harus dijaga dengan baik. Jika keadaan Kota Kediri tidak aman maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonominya," tutur Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kamis, (1/09/2022). 

Kesepakatan kedua belah pihak juga menjelaskan segala bentuk pelanggaran hukum/tindak pidana, maupun tindakan anarkis lainnya yang timbul pada pelaksanaan pertandingan Persik Kediri dan Arema FC akan diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. 

Sementara itu, segala bentuk kerugian secara materi yang timbul sebagai akibat dilaksanakannya pertandingan antara Persik Kediri dengan Arema FC di Stadion Brawijaya, Kota Kediri akan menjadi tanggung jawab Manajemen Persik Kediri setelah ada keputusan dari tim verifikasi gabungan yang dibentuk oleh tim Forkopimda dan Manajemen Persik Kediri. 

Kesepakatan sendiri  didasarkan pada semangat kebersamaan dan sportifitas, untuk kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya pada laga Persik Kediri dan Arema FC. Kedua belah pihak juga diharapkan tetap menjunjung tinggi sportifitas pada sebelum, saat dan setelah pertandingan di dalam maupun di luar stadion.

Semua pihak juga diminta secara proaktif mensosialisasikan kepada seluruh suporter Persik Kediri maupun suporter Arema FC sesuai bidang, fungsi dan tugasnya masing-masing dengan mematuhi dan melaksanakan kesepakatan bersama ini.