Ini Tips Wali Kota Kediri Menjadi Enterpreneur di Era Milenial

Kediri Dalam Berita | 30/08/2022

Surya.co.id

Ini Tips Wali Kota Kediri Menjadi Enterpreneur di Era Milenial

Senin, 29 Agustus 2022 15:13
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
 
Foto Istimewa Humas Pemkot Kediri
 
Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antonio, sewaktu menjadi pembicara kuliah umum Dinus Inside 2022, Senin (29/8/2022). 
 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjadi salah satu pembicara kegiatan kuliah umum Dinus Inside 2022 yang diikuti 4.157 mahasiswa program pasca sarjana, sarjana dan diploma secara daring, Senin (29/8/2022).

Kegiatan Dinus Inside juga menghadirkan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antonio bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Rektor Udinus Edi Noersasongko.

Dinus Inside 2022 mengusung tema, "Mewujudkan Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro yang Cerdas, Berkarakter, dan Berintegritas".

Wali Kota Kediri yang biasa disapa Mas Abu menyampaikan mengenai enterpreneur di era milenial.

"Saat lulus dari kuliah, ada dua pilihan yang bisa diambil. Yakni menjadi karyawan atau profesional dan entrepreneur atau pengusaha," ungkapnya.

Ada beberapa alasan mengapa generasi milenial saat ini perlu berwirausaha.

Yakni, peluang yang terbuka lebar, income dan kesejahteraannya menjanjikan, persaingan memperebutkan pekerjaan semakin ketat, serta tenaga kerja perlahan digantikan oleh teknologi.

"Saat ini sudah banyak terjadi hal-hal ini. Contohnya di pabrik sudah banyak pekerjaan yang dikerjakan mesin hanya ada operator saja. Kalau memilih menjadi wirausaha peluangnya masih besar," jelasnya.

Wali Kota Kediri dua periode ini menjelaskan kendala generasi milenial takut berwirausaha adalah takut gagal.

 

Padahal kegagalan ini adalah sebuah proses menuju keberhasilan.

 

Apalagi saat ini sudah berada di era industri 4.0 dan akan menuju 5.0.

Di mana semua hal dimudahkan oleh teknologi.

Sehingga menjadi kesempatan bagi milenial untuk bisa mengembangkan atau memulai bisnis dengan berbasis teknologi digital.

"Kesempatan ini ada di tangan adik-adik. Silahkan tuang ide-ide kreatif kalian. Sudah banyak contoh milenial sukses. Seperti Wiliam Tanuwijaya, Ahmad Zaki, Nadiem Makarim, Gozali Everyday dan Bayu Skak," jelasnya.

Wali kota kemudian membagikan beberapa tips menjadi enterpreneur.

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah memulai dari hal kecil. Kemudian mengembangkan rencana bisnis.

Selanjutnya menantang diri sendiri, mengambil resiko dan percaya diri.

Membangun tim yang baik dan membangun jaringan serta membangun diri.

"Kita harus terus mau untuk mengupgrade kemampuan kita. Dengan adanya teknologi semua lebih mudah jadi lakukan sekarang jangan ditunda," jelasnya.

 

Diungkapkan ada beberapa kata kunci untuk menjadi enterpreneur sukses.

Yakni kreatif, berani, percaya diri, kolaborasi, networking, dan improvement.

"Itu yang harus dilakukan mahasiswa sekarang. Kalian semua harus segera action mulai dari sekarang. Adik-adik semua juga harus berkolaborasi," tandasnya.