
Kediri, koranmemo.com - Persik Kediri ditekuk PSS Sleman 2 gol tanpa balas di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Selasa (23/8) sore.
Pekan ke-6 BRI Liga 1 Indonesia 2022/2023 klub berjuluk Macan Putih kalah lagi di kandang sendiri.
Bermain sebagai tuan rumah Persik Kediri tampil menyerang, beberapa peluang tercipta melalui serangan yang dimotori Renan Silva.
Tapi sayang mendekat penghujung waktu tidak ada gol yang tercipta.
Jelang turun minum, Persik Kediri justru kebobolan. Menit ke-45 Irkham Milla melakukan tendangan dari luar kotak penalti setelah terbebas dari penjagaan. PSS Sleman unggul 1-0 pada babak pertama.
Setelah turun minum, Persik Kediri melakukan pergantian. Fisabilillah keluar digantikan Samsul Arifin menit ke-46. Pada menit yang sama kubu PSS Sleman mengganti Fandi Eko Utomo dengan Dave Mustaine.
Babak ke-2 berjalan tim tamu semakin semangat menggempur pertahanan Macan Putih. Saling balas terjadi karena tuan rumah menginginkan kemenangan.
Pergantian dilakukan lagi, 3 pemain Persik Kediri masuk. Adi Eko Jayanto dan Rendy Juliansyah masuk menggantikan Fitra Ridwan dan Arsyad Yusgiantoro menit ke-55. Selanjutnya Riyatno Abiyoso yang terlihat kesakitan keluar diganti oleh Bayu Otto menit ke-64.
Kubu Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS Sleman melakukan pergantian, Irkham Mila dan Da Silva Chagas keluar diganti oleh Miftahul Hamdi dan Boaz Solossa menit ke-70.
Setelah pergantian tim tamu menggandakan kedudukan, Kim Jeffrey Kurniawan menit ke-80 menggantikan Dave Mustaine.
Persik Kediri kembali kebobolan menit ke-86, Kim Jeffrey yang baru saja dimainkan membuat gol dari luar kotak penalti. PSS Sleman unggul 0-2 di babak ke-2. Setelah itu, mantan pemain Persik Kediri Ibrahim Sanjaya masuk menggantikan Todd Rivaldo Ferre menit ke-87.
Memanfaatkan tambahan waktu 3 menit, tuan rumah melakukan pergantian, Muhammad Ridwan masuk menggantikan Muhammad Rivaldi menit ke-90. Sayang tak ada gol lagi, skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu.
Perwakilan Pelatih Persik Kediri, Jan Saragih mengatakan jalannya pertandingan sudah sesuai. Kekalahan tim diakibatkan tidak adanya gol yang tercipta pada pekan ke-6 ini. Dia mengaku 2 gol yang bersarang di gawang Kartika Ajie terjadi karena gagalnya blok di lini belakang.
“Sebenarnya banyak peluang dari kami, tapi tidak ada satupun yang menjadi gol. Kami meminta maaf. Kami harap suporter tetap memberikan dukungan pada kami,” katanya usai pertandingan.
Sementara itu, Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menyebut kemenangan itu bukan keberuntungan. Pemainnya memiliki semangat untuk menang sebelum pertandingan. “Meski kelelahan tekad untuk mencuri poin bisa terwujud,” tukasnya.
Dia mengaku timnya lebih banyak diserang, tetapi peluang tuan rumah tidak ada yang menjadi gol. Justru PSS Sleman bisa membuat 2 gol dan 3 poin tambahan di klasemen sementara. “Kami lebih banyak diserang, sebenarnya kami berusaha untuk unggul lebih dulu tetapi baru tercipta di menit akhir babak ke-1,” tutupnya.
Dengan kemenangan ini Persik Kediri masih tidak bisa beranjak di dasar klasemen sementara dengan 1 poin. Sedangkan PSS Sleman naik ke peringkat 8 dengan 8 poin.
Reporter : Dhita Septiadarma
Editor : Achmad Saichu