
Salah satu staf RS dalam balutan kostum pejuang (Yobby/Times Indonesia)
TIMESINDONESIA, KEDIRI – Menyambut momen HUT RI ke 77, para staf Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kediri melayani pasien dan pengunjung dalam balutan kostum ala pejuang 1945. Direktur RSUD Gambiran dr. Aditya Bagus Djatmiko, M.Kes mengungkapkan kostum itu bukan sekedar untuk hiburan.
Ada makna yang lebih mendalam untuk pemakaian kostum tersebut, termasuk untuk selalu mengingat perjuangan para pahlawan bangsa.
"Hari kemerdekaan Indonesia memang sangat bermakna. Saya ingin mengingatkan perjuangan para pahlawan ini tidak boleh dilupakan. Dengan memakai kostum perjuangan (para staf) sedikit banyak punya rasa bangga terhadap pahlawannya. Punya rasa ikut memiliki kemerdekaan ini, untuk diisi dengan semangat perjuangan yang lain yaitu semangat melayani masyarakat," ujar dr. Aditya, Rabu, (17/08/2022).
Sementara itu di sisi lain, dengan kehadiran para staf yang melayani dengan kostum pejuang tersebut, bisa turut memberikan semangat pada para pasien yang tengah dirawat.
"Untuk para pasien rumah sakit atau keluarga pasien rumah sakit diharapkan memberikan nuansa yang berbeda. Memberikan variasi sudut pandang yang berbeda," tambahnya lagi.
Para staf yang memakai kostum pejuang adalah mereka yang bertugas di front office, kantor, kepala instalasi serta sejumlah ruangan lain kecuali staf-staf yang harus memakai seragam operasional khusus seperti di ICU, di kamar operasi, di ruangan hemodialisis, dan di IGD.
Dalam momen kemerdekaan ini, Direktur RSUD Gambiran juga berharap masyarakat Indonesia bisa lebih merdeka dalam mengakses layanan kesehatan.
"Memang sampai saat ini pemerintah sudah menyediakan sarana prasarana tapi ada beberapa masyarakat yang kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama, menjadi tanggung jawab semua pihak bagaimana masyarakat ini bisa sebebas-bebasnya memperoleh akses pelayanan kesehatan," tutur pria yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Pelayanan Medik RS Mata Undaan Surabaya itu.
Dengan pandemi covid-19 yang masih menghantui, dr. Aditya juga mengingatkan masyarakat untuk juga segera mendapatkan vaksin untuk menambah imunitas.
"Dunia mencatat ada sekian kali episode pandeminya. Vaksin yang sudah ada ini, dari mana pun sumbernya, apa pun jenisnya itu memang untuk menanggulangi virus covid-19. Kami harapkan karena virus ini juga tidak pandang bulu, masyarakat juga segera mendapatkan vaksin. Pulih lebih cepat, makin lebih kuat," pungkas dr. Aditya.