Dispendukcapil Goes To School Dilanjutkan, Siswa Berusia 16 Tahun Bisa Miliki KTP Setelah Ultah

Kediri Dalam Berita | 16/08/2022

Surya.co.idDispendukcapil Goes To School Dilanjutkan, Siswa Berusia 16 Tahun Bisa Miliki KTP Setelah Ultah

Senin, 15 Agustus 2022 19:58
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
 
surya.co.id/didik mashudi
 
Pelajar SMAN 1 Kota Kediri mengikuti perekaman KTP elektronik di Ruang Auditorium, Senin (15/8/2022). 
 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri memberikan layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) goes to school. Program jemput bola dengan langsung merekam di sekolah ini mendapat sambutan antusias dari para pelajar.

Sejak dibuka layanan goes to school, petugas Dispendukcapil telah mendatangi 60 sekolah SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) negeri ataupun swasta di Kota Kediri. Salah satu sekolah yang mendapatkan layanan adalah SMAN 1 Kota Kediri di mana sebanyak 297 siswa mengikuti perekaman e-KTP secara bertahap di Ruang Auditorium, Senin (15/8/2022).

Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Drs Samsul Bachri menjelaskan, layanan perekaman e-KTP di sekolah memang kembali dilanjutkan. "Kita agendakan 3 hari untuk SMAN 1 karena memang jumlah siswanya banyak,” jelas Samsul.

Sementara proses cetak fisik e-KTP memerlukan waktu 2 hari kerja setelah dilakukan perekaman. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi pelajar yang berusia 17 tahun, namun untuk pelajar berusia 16 tahun ke atas.

“Misalnya yang bersangkutan sudah direkam namun usianya belum genap 17 tahun, nanti KTP bisa diambil pada H+1 setelah yang bersangkutan ulang tahun,” jelasnya.

Sementara prosedur pengambilan untuk siswa yang sudah berusia 17 tahun saat melakukan perekaman e-KTP, langsung diserahkan ke masing-masing sekolah. Pengambilan bisa dikuasakan kepada orangtua atau saudara yang masih dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Sedangkan yang usianya 16 tahun ke atas yang sudah melakukan perekaman, diberikan bukti pengambilan. "Karena yang bersangkutan masih usia sekolah, orangtuanya bisa mengambilkan ke kantor Dispendukcapil dengan bukti fotocopy KK dan bukti pengambilan,” jelas Samsul.

Dengan berbagai inovasi dan terobosan baru itu, diharapkan cakupan identitas penduduk di Kota Kediri semakin meningkat mencapai 100 persen.

Sementara Nadifa Ayu Oktaviani, salah satu pelajar mengaku sangat terbantu dengan layanan goes to school Dispendukcapil Kota Kediri. Pelajar yang bulan Oktober nanti berusia 17 tahun itu mengaku nyaman dengan pelayanan petugas yang menurutnya baik dan ramah.

 

“Mulai dari pendaftaran dipermudah. Kalau mau buat ke Dispendukcapil biasanya harus antre, dengan layanan di sekolah sangat dipermudah,” ujarnya.