
Kediri, koranmemo.com - Dinas Kesehatan Kota Kediri mendatangkan stok vaksin Covid-19 jenis Moderna dari Provinsi Jawa Timur, Senin (8/8). Penambahan stok ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vaksis booster kedua untuk para tenaga kesehatan.
“Hari ini kami mengambil moderna di Provinsi, insyaallah besok sudah bisa kita lakukan booster kedua pada nakes. Kita ngambil sekitar 1500 dosis,” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Hendik Suprianto, Senin (8/8).
Rencananya, sekitar 1500 dosis vaksin tersebut akan segera disalurkan kepada tenaga kesehatan selama tiga hari ke depan. Selain agar target yang ditetapkan segera tercapai, tanggal kadaluarsa yang dimiliki vaksin tersebut terbilan sudah dekat.
Pendeknya tanggal kadaluarsa itu juga menjadi alasan Dinas Kesehatan Kota Kediri tidak mengambil stok dalam jumlah banyak. “Tanggal Kadaluarsanya sudah dekat, jadi kami tidak berani ambil banyak-banyak juga,” ujarnya.
Penambahan stok vaksin jenis Moderna ini sangat krusial untuk melakukan vaksinasi booster kedua untuk tenaga kesehatan. Mengacu kepada Surat Edaran (SE) yang telah diterbitkan Kementerian Kesehatan, ada ketentuan jenis vaksin untuk booster kedua ini. Yaitu bergantung dari jenis vaksin pada booster pertama yang telah diterima.
Berdasarkan SE tersebut, ketika booster pertama menggunakan Moderna maka untuk booster keduanya hanya bisa Moderna. Ini juga yang menjadi tantangan Dinas Kesehatan Kota Kediri dalam menyukseskan vaksinasi booster kedua untuk tenaga kesehatan. Mengingat stok vaksin Moderna terbilang minim.
“Sekitar 95 persen tenaga kesehatan di Kota Kediri vaksin booster pertamanya menggunakan Moderna,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk jumlah tenaga kesehatan di Kota Kediri ada sekitar 4500 orang yang akan diberikan vaksinasi. Akibat kurangnya stok vaksin Moderna ini, kegiatan vaksinasi booster kedua yang telah dimulai sejak 1 Agustus lalu capaiannya masih sedikit.