Antisipasi Potensi Bencana, 23 Destana Terbentuk di Kota Kediri

Kediri Dalam Berita | 05/08/2022

Antisipasi Potensi Bencana, 23 Destana Terbentuk di Kota Kediri 

Rabu, 03 Agustus 2022 - 21:40 |  9.82k
 

Antisipasi Potensi Bencana, 23 Destana Terbentuk di Kota Kediri Kantor BPBD Kota Kediri. (FOTO: Yobby/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Hingga tahun 2022, di Kota Kediri sudah terbentuk 23 Desa/ Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Pesantren, dan Kecamatan Kota. Wilayah Kecamatan Mojoroto menjadi yang terbanyak memiliki Destana

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Indun Munawaroh mengungkapkan, Kecamatan Mojoroto jadi yang terbanyak memiliki Destana. Hal ini karena berdasarkan kajian resiko bencana yang disusun BPBD bersama tim ahli, Kecamatan Mojoroto punya resiko bencana yang tinggi dibandingkan Kecamatan yang lainnya.

"Mojoroto, berdasarkan beberapa kejadian adalah cuaca ekstrim yang menyebabkan puting beliung, lalu kebakaran, longsor, dan banjir genangan di beberapa titik," tutur Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Indun Munawaroh, Rabu (03/08/2022). 

Di tahun 2022, ditambahkan Indun telah dibentuk tujuh Destana. Enam Destana melalui APBD Kota Kediri dan 1 dari APBD Provinsi Jawa Timur. Sementara untuk tahun depan, menurut rencana akan ada 4 Destana lagi.

"Untuk tahun ini sudah selesai, untuk tahun depan kurang lebih ada 4 Destana lagi. Untuk tahun ini ada tujuh Destana," tambah Indun Munawaroh. 

Pembentukan Destana sendiri, dijelaskan Indun agar masyarakat di tingkat kelurahan bisa teredukasi terkait potensi bencana yang ada di sekitar wilayah mereka. Selain itu masyarakat juga bisa memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mengurangi dan mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi. 

"Destana adalah bagaimana masyarakat yang ada di Kota Kediri ataupun di Indonesia mampu secara mandiri untuk mengenali potensi ancaman bencananya di masing-masing kelurahan dan menggunakan sumber daya yang ada di kelurahan tersebut untuk mengurangi resiko bencana yang ada di daerah tersebut," tukas Indun Munawaroh lagi.

Sebelumnya dari puluhan Destana yang ada di Kota Kediri, pada tahun 2021 lalu Kelurahan Ngampel menjadi wakil dari Kota Kediri untuk mengikuti Lomba Destana Provinsi Jawa Timur tingkat Madya. Terpilihnya Kelurahan Ngampel saat itu untuk mengikuti lomba Destana sendiri karena sudah memenuhi 12 indikator yang telah ditentukan untuk tingkat Madya.