
Kediri, koranmemo.com - Usaha keras Persik Kediri untuk menang di laga kandang pertama Liga 1 Indonesia 2022/2023 melawan Bhayangkara FC di Stadion Brawijaya Kota Kediri belum membuahkan hasil, Minggu (31/7). Skuat berjuluk Macan Putih itu masih sulit memaksimalkan peluang di depan gawang.
Terhitung ada sekitar 3 kesempatan yang memiliki peluang besar menjadi gol, tetapi bola masih enggan bersarang ke gawang The Guardian, julukan Bhayangkara FC.
Melihat hasil seri ini, Pelatih Kepala Persik kediri, Javier Roca dan Muhammad Taufiq tampak muram saat sesi jumpa pers usai pertandingan.
Pelatih yang mulai debut di musim 2021/2022 kemarin hanya bisa meminta maaf pada pendukung karena hasil yang kurang baik.
Kerja keras lebih harus dilakukan agar grafik pertandingan Persik Kediri meningkat di beberapa pertandingan ke depan.
“Jelas kami draw, kami anggap kami kalah. Jalannya pertandingan saya tidak tau cukup adil atau tidak. Peluang kami jelas lebih banyak dibandingkan lawan. Tapi sepertinya sudah menjadi penyakit, kami tidak bisa masukin gol karena (membentur) tiang. Mereka mendapat 1 peluang dan menjadi gol,” tukasnya.
Usaha keras selama ini menurutnya sudah sangat menguras tenaga. Evaluasi juga sudah dilakukan, tetapi cara membuka kebuntuan di lini serang masih belum bisa dibuktikan pada saat pertandingan.
Roca menyebut rencana pertandingan ini sebenarnya berhasil, tim bisa menekan dan unggul lebih dulu. Lalu usaha memperjauh kedudukan gagal saat tendangan Renan Silva dari luar kotak penalti membentur tiang gawang.
Bhayangkara FC akhirnya bisa memanfaatkan kelengahan disi kiri pertahanan Persik Kediri, lalu terjadi gol penyeimbang. Setelah itu tuan rumah sulit membuat gol untuk kembali unggul di laga kandang.
“Saya tidak pernah menyalahkan pemain, tapi setiap pemain itu punya peluang. Tapi kami buang peluang. Mungkin kurang tenang, sebenarnya setiap sesi latihan ada latihan penyelesaian akhir. Saya tidak suka dengan kata-kata kurang beruntung. Kami kurang teliti, kurang tenang, kurang konsentrasi untuk memasukkan bola ke gawang,” tutupnya.