Gelaran Manusuk Sima, Prosesi Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Kediri Ke-1.143

Kediri Dalam Berita | 28/07/2022

logo

Gelaran Manusuk Sima, Prosesi Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Kediri Ke-1.143

- Rabu, 27 Juli 2022 | 18:42 WIB
Tarian Budoyo Manusuk Sima karya Sanggar Budaya Nusantara menceritakan kemakmuran Kediri. (Bayu/Memo)
X
 
Tarian Budoyo Manusuk Sima karya Sanggar Budaya Nusantara menceritakan kemakmuran Kediri. (Bayu/Memo)
 

Kediri, koranmemo.com - Upacara Manusuk Sima merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan setiap 27 Juli untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri.

Tahun ini, Kota Kediri telah berumur 1.143 tahun yang merujuk pada Prasasti Kwak atau kawasan Patirtan Tirtayasa.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, upacara ini sudah dilakukan sejak dulu kala, bahkan pada masa kerajaan. Prasasti Kwak ini menandai Dusun Kwak yang dibebaskan dari pajak.

"Informasi berdirinya Kota Kediri ini berasal dari Prasasti Kwak, yaitu pada Senin Legi 27 Juli tahun 879. Dusun Kwak ditetapkan sebagai tanah sima atau pardikan," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, tarian yang ditampilkan pada upacara ini menggambarkan bagaimana suasana Kota Kediri pada masa lampau. Sejak dulu, Kota Kediri telah menjadi pusat keramaian dan peradaban.

 

Adanya Patirtan Tirtayasa atau sumber air yang mengaliri Dusun Kwak menjadikannya lahan yang subur. Pertanian di wilayah ini sangat maju pada zaman dulu, sehingga perputaran ekonomi juga cepat.

Menurutnya, hingga saat ini Kota Kediri juga masih diberkahi dengan perekonomian yang baik. Bedanya saat ini Kota Kediri menjadi pusat pendidikan dan pusat perputaran ekonomi di wilayah karisidenan.

Dengan mengangkat tema 'Bangkit Bareng' pada perayaan hari jadi tahun ini, ia ingin perekonomian Kota Kediri bisa kembali berputar dan berangsur pulih seperti sediakala.

Seperti yang diketahui, perekonomian Kota Kediri telah terdampak parah oleh adanya pandemi Covid-19.

"Harapannya dengan rangkaian hari jadi ini bisa menggerakkan perekonomian dengan pesat. Maka dari itu bersama-sama kita gerakkan UMKM dan seluruh stakeholder yang ada di Kota Kediri," pungkasnya.

 

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Gimo Hadiwibowo