Hadiri Festival Forsgi, Wali Kota Kediri Pesan ini ke Para Pelatih dan Orang Tua Atlet

Kediri Dalam Berita | 18/07/2022

Hadiri Festival Forsgi, Wali Kota Kediri Pesan ini ke Para Pelatih dan Orang Tua Atlet

 

Hadiri Festival Forsgi, Wali Kota Kediri Pesan ini ke Para Pelatih dan Orang Tua AtletWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali  Abdullah Abu Bakar menghadiri Festival dan Seleksi  Anak U10 dan U12 di Lapangan Putra Utama Kelurahan Rejomulyo, , Minggu (17/7/2022).

Festival dan seleksi yang digelar oleh Forum  Generasi Indonesia (Forsgi)  tersebut diikuti peserta 8 tim dari  di Kecamatan Pesantren, Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Pondok Wali Barokah .

Dalam sambutannya, Wali Kota Abu Bakar memberikan apresiasi kepada Forsgi dan DPD LDII  yang telah menyelenggarakan kegiatan Festival  U10 dan U12. Ia berpesan supaya pelatih dan orang tua selalu menjaga stamina anak-anaknya terutama yang menjadi pemain bola.

"Saya titip, para pemain bola ini betul-betul diperhatikan makanannya, gizi, dan proteinnya. Sebab, itu akan membantu membentuk otot-otot yang baik dan kuat. Seringlah mereka dikasih makan sayuran, jangan terus dikasih junk food. Makanan sehat dan bergizi itu tidak harus yang harganya mahal, hanya perhatikan gizi seimbangnya dan super food, yaitu makanan yang banyak mengandung gizi," ujarnya.

"Kalau perlu, para pelatih dan official club bola mau konsultasi gizi, kita ada dokter gizi khusus, kami siap memfasilitasi bagi warga LDII bertempat di Balai . Tujuannya supaya tidak salah dalam memberikan gizi untuk anak, terutama calon-calon atlet ini," imbuh Politikus PAN yang karib disapa Mas Abu tersebut.

Ia juga mengingatkan supaya pelatih tidak hanya mengajarkan lari dan teknik fisik saja, tapi juga perlu mendidik menjaga sportifitas dalam bertanding, tidak ada kecurangan yang terjadi dalam pertandingan.

"Lusa saya memberikan arahan untuk KONI dan atlet . Dalam semua permainan dan atlet  boleh menang dan boleh kalah, asalkan hanya dengan cara yang terhormat. Tidak boleh suap wasit untuk menang curang," jelasnya.

"Semua atlet yang mengikuti pertandingan itu sudah berlatih keras, jangan kecewakan mereka dengan kecurangan dan bermain curang, hati-hati, itu dosa besar dan ada balasannya," pungkasnya.

Sementara Edy Hendro, Ketua Umum PSSI  berharap pembinaan Forsgi ini tidak hanya berhenti di usia 10 dan 12 tahun saja. Namun berlanjut di usia jenjang selanjutnya sampai bisa memunculkan pemain tingkat internasional.

"Terima kasih Forsgi , pembinaan atlet ini harus terus berlanjut. Semua akan menjadi jariyah bagi kita semua yang mendukung dan melaksanakan acara ini. Lahirnya pemimpin bangsa yang baik ya akan diawali dari sini," ujarnya.

Menurut Edy, saat ini PSSI  bekerja sama dengan Persik Kediri menjaring pemain lokal sebanyak 80% dari pemain klub. Ia berharap generasi LDII lah yang menjadi pemain lokal itu.

Agung Riyanto, Ketua LDII  mengapresiasi kegiatan Forsgi ini sebagai kegiatan yang mewadahi bakat-bakat sepak bola masyarakat , terutama warga LDII, sehingga dapat memunculkan Generasi Penerus yang berbakat sepak bola dan berkarakter.

"Saya berharap Forsgi selalu berperan dalam pembinaan atlet sepak bola, menghantarkannya sampai di tingkat internasional," ujarnya. 

Acara tersebut juga dihadiri tiga pilar Kecamatan Kota, dan tiga pilar Kelurahan Rejomulyo dengan ratusan supporter dari warga LDII di