Festival FORSGI ini diselenggarakan di Lapangan Putra Utama Wali Barokah Kota Kediri.
FORSGI ini bekerja sama dengan LDII Kota Kediri menyelenggarakan Festival Sepak Bola dengan kategori usia 10 dan 12 tahun. Tujuannya untuk menjaring anak-anak di kalangan LDII yang memiliki bakat dan minat di bidang sepak bola yang nantinya akan diseleksi secara berjenjang sampai dengan tingkat nasional.
“Saya titip pesan kepada para orang tua dan pelatih, bahwa anak-anak ini adalah anak-anak yang berbakat semuanya jadi para orang tua tolong didampingi anak-anaknya dengan baik. Karena saya yakin kalau kita bina dengan benar, mereka akan menjadi pemain yang berkelas dunia bukan
hanya berkelas nasional. Kalau nasional sudah ada Persik, kalau kelas dunia kita ingin anak-anak inilah yang jadi pemain kelas dunia. Saya lihat tadi tendangannya juga luar biasa,” pesan
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang akrab disapa
Mas Abu ini.
Menurut
Mas Abu,
makanan yang diberikan untuk dikonsumsi anak-anak ini
tidak harus mahal namun bergizi seimbang. Protein, karbohidrat, serat dan lainnya harus
diperhatikan. Agar anak-anak ini menjadi generasi yang pintar dan unggul.
Pemkot Kediri lanjut
Mas Abu bisa menghadirkan ahli gizi tersebut untuk memberikan penjelasan terkait dengan
makanan bergizi yang harusnya dikonsumsi anak-anak berbakat ini. Sehingga nanti
tidak salah dalam memberikan
asupan makanan kepada mereka.
Peserta yang mengikuti Festival FORSGI ini merupakan tim yang dikirimkan dari tiap-tiap Pengurus Cabang LDII se-Kota Kediri. Untuk Kecamatan Mojoroto mengirimkan 4 tim yang terdiri dari U10 ada 2 Team dan U12 ada 2 Team. Untuk Kecamatan Kota mengirimkan 8 tim yang terdiri dari U10 4 tim dan U12 ada 4 tim.
Sedangkan Kecamatan Pesantren mengirimkan 4 tim yang terdiri dari U10 sebanyak 2 tim dan U12 sebanyak 2 tim.
Hadir pula dalam acara ini Ketua PSSI Kota Kediri Edy Hendro Purnomo, Ketua FORSGI Mujianto, Ketua LDII Kota Kediri Agung Riyanto, dan para peserta Festival FORSGI Kota Kediri.
Editor Achmad Saichu