Upayakan Eksis di Toko Modern, DPMPTSP Kota Kediri Gelar Kurasi Produk UMKM

Kediri Dalam Berita | 15/07/2022

logo

Upayakan Eksis di Toko Modern, DPMPTSP Kota Kediri Gelar Kurasi Produk UMKM

 

Upayakan Eksis di Toko Modern, DPMPTSP Kota Kediri Gelar Kurasi Produk UMKMSuasana kegiatan kurasi awal dalam rangka Fasilitasi Kemitraan antara UMKM di Kota Kediri dengan Toko Modern. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 80 pelaku  di  mengikuti kegiatan kurasi awal dalam rangka fasilitasi kemitraan antara  dengan toko modern dalam  (Produk  Asli ), di Ruang Kilisuci , Kamis (14/7/2022).

Edi Darmasto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) , mengatakan kedelapan puluh  tersebut merupakan pilihan dari tiga dinas teknis. Yaitu dinas perdagangan dan perindustrian, dinas koperasi dan UMTK, serta dinas kesehatan. 

Menurutnya, kurasi sangat penting untuk mengetahui kesesuaian proses produksi, bahan baku, product knowledge, kemasan, hingga harga produk. Selain itu, untuk mengetahui adanya potensi pengembangan produk serta memastikan keberadaan setiap produk memiliki standar mutu dan kelayakan untuk konsumen.

Melalui proses kurasi ini, DPMPTSP  akan mengirimkan sampel produk beserta data penunjang kepada toko modern yang telah bermitra.

“Seharusnya mereka minta kelengkapan  dilampirkan mulai dari: NIB, PIRT, sertifikat halal, tapi kami lakukan negosiasi untuk memudahkan pelaku . Nanti kalau sudah dinyatakan lolos, baru kami kirimkan kelengkapannya,” ungkap Edi.

Diketahui, pada tahun 2022,  telah melakukan kerja sama dengan berbagai toko modern, antara lain: Alfamart, Alfa Midi, Indomaret, Hypermart.

“Untuk Hypermart dan Alfa Midi belum ada Pusaka, kemudian yang sudah menjalankan program Pusaka satu tahun namun perlu penambahan yaitu Alfamart dan Indomaret,” jelasnya.

Agar sukses menembus toko modern, Edi mengemukakan produk  perlu mencantumkan informasi kemasan, seperti: PIRT, logo halal, gramasi, serta tanggal kedaluwarsa.

“Yang sudah ikut melaksanakan kemitraan di tahun lalu yaitu Alfamart dan Indomaret. Selama bermitra, produk yang masuk ke mereka belum ada evaluasi baik dari segi omzet, packaging, penjualan. Sehingga kami bisa menghubungi mereka agar tahun ini bisa melakukan penambahan produk,” ujar Edi.

Tercatat sudah 80% toko modern di  yang telah menjalin kerja sama dengan . Pihaknya menargetkan tahun ini seluruh toko modern dapat melaksanakan program Pusaka.

Guna mencapai target tersebut,  menetapkan regulasi yang mewajibkan toko modern memasarkan produk  .

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali  Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Kemitraan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dengan Usaha Kecil.

“Ini sudah kami wajibkan bagi seluruh toko modern. Jadi bagi yang tidak menjalankan program ini bisa disebut melanggar aturan. Kami pastikan ini akan berjalan selamanya dalam arti selama toko modern ini beroperasi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dewi, Pemilik Kingkres menyampaikan pengalamannya selama tiga tahun bekerja sama dengan Indomaret. Menurutnya, respons konsumen cukup positif.

“Saya senang karena orang kalau mau beli jadi lebih mudah. Supaya bisa tetap ada di toko modern, kami terus melengkapi perizinan karena perizinan sangat penting,” ucap Dewi seraya berharap agar produk Kingkres semakin dikenal serta semakin mudah dijangkau konsumen.