
Pemain Persik saat menjalani latihan. (foto: istimewa)
JATIMTIMES - Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2022-2023, kondisi fisik pemain Persik Kediri semakin baik.
Di mana, nilai rata-rata VO²Max pemain berada di angka 50. Dengan angka V0²Max yang terbilang baik tersebut, diharapkan dapat mendukung perfoma pemain, pada saat tengah menghadapi sebuah pertandingan.
Budi Kurnia, pelatih fisik Persik Kediri mengaku, jika pihaknya sudah mengantisipasi sejak awal, terkait volume dan intensitas latihan yang diberikan kepada pemain.
Hasilnya sesuai dengan harapan, di mana kondisi fisik pemain sudah mencapai 95 persen. Diharapkan, pada saat kompetisi Liga 1 mulai digulirkan, pada 25 Juli 2022 mendatang. Kondisi pemain sudah berada di peak performancenya atau 100 persennya.
Budi Kurnia menyebut, dari hasil tes V0²Max yang sudah dilakukan, terdapat beberapa pemain yang memiliki nilai VO²Max di atas batas minimum yang ditetapkan. Pemain tersebut ialah Samsul Arifin dan Rendi Juliansyah, yang memiliki V0²Max di angka 64-63. Sedangkan, untuk kondisi VO²Max terendah di Persik Kediri berada di angka 50 an.
"Sudah kita antisipasi dari awal terkait volume dan intensitas latihannya. Dan ini memang menjadi plan kita untuk mencapai puncak performa yang sudah kira tentukan di pertengahan atau akhir bulan Juli," pungkasnya.
Budi mengaku, perkembangan fisik para pemain bisa dilihat dari hasil beberapa kali pertandingan uji coba dan latihan yang sudah dilakukan. Ia menilai kapasitas kerja dari kardiovaskuler para pemain sudah lebih bagus.
"Jadi meskipun mereka menjalankan intensitas pertandingan yang berat, denyut nadi mereka tetap stabil dan tidak berdetak secara cepat," ungkapnya.