Deteksi Kanker Sejak Dini, TP PKK Kota Kediri Gelar Pemeriksaan IVA dan Sadanis Gratis

Kediri Dalam Berita | 12/07/2022

Surya.co.idDeteksi Kanker Sejak Dini, TP PKK Kota Kediri Gelar Pemeriksaan IVA dan Sadanis Gratis

Senin, 11 Juli 2022 20:44
Penulis: Didik Mashudi | Editor: irwan sy
 
Pemkot Kediri
 
Ibu-ibu di Kota Kediri mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis) di Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Senin (11/7/2022). 
 

Berita Kediri

SURYA.co.id | KEDIRI - Puluhan ibu di Kota Kediri mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis) di Kantor Kecamatan Mojoroto, Senin (11/7/2022).

Pemeriksaan IVA dan Sadanis ini digelar dalam rangka memeringati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.143, yang berlangsung serentak di seluruh Kantor Kecamatan se-Kota Kediri.

Para ibu-ibu yang mengikuti pemeriksaan terlihat memadati Kantor Kecamatan Mojoroto.

Pemeriksaan IVA dan Sadanis harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan seperti sudah menikah, tidak sedang haid atau datang bulan, tidak sedang hamil, dan tidak melakukan hubungan seksual minimal dua hari sebelum pemeriksaan.

Pemeriksaan syaratnya hanya membawa fotokopi KTP.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti pemeriksaan IVA dan Sadanis.

“Terima kasih atas partisipasi ibu Persit Chandra Kirana dan Ibu Bhayangkari. Acara ini diselenggarakan untuk kesehatan seluruh ibu-ibu yang ada di Kota Kediri," jelasnya.

Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Kediri dan gratis.

 

Diharapkan keikutsertaan ibu-ibu di Kota Kediri untuk ikut melakukan pemeriksaan IVA dan Sadanis lebih banyak.

Diungkapkan, saat ini masih banyak para wanita yang takut untuk melakukan pemeriksaan IVA dan Sadanis.

Padahal IVA merupakan metode pengecekan yang paling cepat dan akurat karena hasilnya dapat langsung diketahui.

“Untuk para perempuan jangan takut, memang ini tes yang harus kita lakukan dan sangat baik kalau kita tahu sedini mungkin bila ditemukan penyakit karena bisa segera diobati,” ungkapnya.

Diungkapkan, data prevalensi kanker serviks di seluruh dunia pada 2018 diperkirakan ada 570 kasus baru dan mewakili 6,6 persen dari semua kanker pada wanita.

Saat ini kanker serviks dan kanker payudara masih menjadi pembunuh nomor satu perempuan di Indonesia, sehingga Pemkot Kediri terus mengupayakan agar para wanita bisa mengikuti pemeriksaan IVA dan Sadanis.

Salah satu peserta pemeriksaan Tri Agus Wulandari warga Kelurahan Ngampel yang mengikuti pemeriksaan IVA dan Sadanis mengaku sempat takut namun setelah dilakukan pemeriksaan perasaannya baik-baik saja.

“Karena ini deteksi dini kanker serviks dan sekarang banyak perempuan yang kena kanker serviks. Dengan ikut tes ini bisa deteksi dini, kalau ada penyakit bisa segera diobati. Bagi para perempuan jangan takut untuk IVA tes ini karena itu untuk menjaga diri kita sendiri,” ujarnya.