Wali Kota Kediri Serahkan Hewan Kurban dan Tinjau Pemotongan di RPH dan Ara Dandangan

Kediri Dalam Berita | 11/07/2022

Wali Kota Kediri Serahkan Hewan Kurban dan Tinjau Pemotongan di RPH dan Ara Dandangan

 

Wali Kota Kediri Serahkan Hewan Kurban dan Tinjau Pemotongan di RPH dan Ara DandanganWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat menyerahkan sapi kurban kepada Takmir Masjid Agung Kota Kediri. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali  Abdullah Abu Bakar bersama keluarga menjalankan ibadah Salat  di Masjid Agung , Minggu (10/7). Imam Salat  adalah Ustadz Muhammad Nurul Hafiz. Sementara Khatib Shalat  KH Athoillah Sholahuddin Anwar.

"Selamat Hari Raya . Kita jadikan  momentum untuk lebih bersyukur. Mari berdoa agar kota kita tercinta ini menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Meskipun tahun ini ada perbedaan penetapan 10 Dzuhijjah saya yakin tidak mengurangi makna dari ," ujarnya.

Abdullah Abu Bakar mengatakan,  identik dengan dua ibadah penting yakni pelaksanaan ibadah Haji dan penyembelihan hewan qurban. Keduanya sarat akan nilai spiritual dan sosial. Serta menjadi bagian dari syariat yang berasal dari sejarah kehidupan Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismai AS.

"Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan totalitas kepatuhan kepada Allah. Sedangkan ibadah qurban mengajarkan kita untuk mencintai sesama, saling menolong dan saling memberi. Semangat inilah yang harus terus kita rawat di kota paling bahagia ini," ungkapnya.

Menurut wali kota, menjelang ibadah kurban tahun ini dihadapkan dengan merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun kondisi wabah ini dapat dikendalikan berkat ikhtiar dan doa bersama.

Di , lanjutnya, semua bisa melaksanakan ibadah kurban dengan tenang, karena  di  mendapat surat keterangan kesehatan hewan (SKHH). Sehingga terjamin kesehatannya. "Untuk itu saya berpesan pastikan dimasak secara benar di atas suhu 70 derajat celcius," jelasnya.

Abdullah Abu Bakar menambahkan saat ini jamaah haji sedang menghadapi hari-hari penting yakni melaksanakan wajib haji. Untuk itu, ia mengajak jamaah Salat  untuk mendoakan bersama-sama.

"Mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji agar diberi kekuatan dan keselamatan. Serta dapat menjadi haji yang mabrur," imbuhnya.

Usai Salat , Wali  menyerahkan hewan qurban berupa satu ekor sapi yang diterima oleh Takmir Masjid Agung . Total jumlah  di Masjid Agung  ada 5 ekor sapi. Di mana dua di antaranya dari Wali  dan Gubernur Jawa Timur, serta 10 ekor kambing.

Turut mendampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian  Mohamad Ridwan, Kepala Bagian Kesra Ahmad Jainuddin, dan tamu undangan lainnya.

Selanjutnya, di waktu yang tidak begitu lama, Wali  juga meninjau rumah pemotongan  di RPH dan Ara. Peninjauan ini dilakukan di dua lokasi yakni Rumah Potong Hewan Kelurahan Pojok dan Apartemen Rakyat (Ara) Kelurahan Dandangan.

Hal itu bertujuan untuk memastikan pemotongan hewan qurban berjalan aman dan lancar. Apalagi di  tahun ini dihadapkan dengan merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Di sini kita cek pemotongan . Alhamdulillah berjalan lancar dan aman," ujarnya.

Abu Bakar mengungkapkan semua sapi sudah diperiksa dan dipastikan aman. Di RPH juga telah diperiksa oleh dokter hewan sebelum dipotong. Setelah pemotongan juga dilakukan pemeriksaan lagi oleh dokter hewan terutama pada bagian jeroan sapi.

"Apabila nanti ditemukan sesuatu seperti misalnya cacing hati itu akan ditahan. Insya Allah aman dan bisa membantu masyarakat. Setidaknya masyarakat bisa jauh lebih tenang mengonsumsi daging sapi," tutupnya.