SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Kediri telah bersinergi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jatim untuk menuntaskan kawasan kumuh di Kelurahan Ngadirejo dan Bandarlor, Kota Kediri.
Upaya itu dilakukan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun anggaran 2022. Tahap awal dilakukan dengan menggelar sosialisasi pelaksanaan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).
Ubaidilah, Sekretaris Dinas DPKP Kota Kediri menjelaskan, IBM program Kotaku 2022 dikawal DPUPR Pusat. Kota Kediri mendapatkan bantuan meningkatkan kualitas infrastruktur pada kawasan kumuh yang ada di dua kelurahan.
"Di kedua kelurahan memang terdapat wilayah yang masuk dalam database DPKP sebagai kawasan kumuh. Dengan program IBM Kotaku, kami berharap kawasan kumuh dapat berkurang secara signifikan," jelas Ubaidilah, Rabu (6/7/2022).
Dijelaskan, untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dapat dilakukan melalui kegiatan perbaikan atau pengembangan infrastruktur perumahan dan permukiman secara partisipatif. "Kegiatan itu dapat memberikan kontribusi terhadap pengurangan luas kawasan kumuh pada lokasi sasaran yang dilaksanakan melalui program IBM Kotaku," terangnya.
Menurut Ubaidilah, sosialisasi yang dilakukan sebagai langkah awal untuk menuntaskan kawasan kumuh agar setiap stakeholder dapat saling berkoordinasi secara berkesinambungan dan melakukan perannya sesuai dengan tupoksi dan petunjuk teknis yang tepat.
"Kita optimalisasi peran masing-masing stakeholder. Narasumber dari BPPW juga telah memberikan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan agar stakeholder yang berkaitan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," jelasnya.
Ubaidilah berharap program Kotaku juga dapat merambah ke kawasan kumuh yang ada di daerah lain agar tercipta Kota Kediri tanpa kawasan kumuh.