
Kediri, koranmemo.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri menggelar Asistensi Pengisian LKPM Online Dibantu Sampai Lancar (Apelin Pacar), Rabu (6/7).
Kegiatan Apelin Pacar DPMPTSP Kota Kediri ini diselenggarakan secara langsung dan daring, dengan mengundang para pengusaha yang ada di Kota Kediri.
“Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” ujar Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Edi Darmasto, saat ditemui wartawan setelah kegiatan.
Berdasarkan catatan DPMPTSP, sejauh ini pelaporan LKPM dari pengusaha di Kota Kediri masih minim. Menurutnya, baru sekitar 20 persen pengusaha yang sudah menyerahkan LKPM kepadanya.
“Untuk pengusaha yang melapor masih sekitar 20 persen jadi masih dirasa kurang. Tapi hal ini juga terjadi di daerah lain, tidak hanya di Kota Kediri. Karena ini juga baru diterapkan pada tahun 2021 lalu,” ujarnya.
Pengusaha wajib menyetorkan LKPM ini setiap tiga bulan sekali atau per triwulan. Seperti saat ini sudah memasuki triwulan kedua dan untuk LKPM bulan April hingga Juni seharusnya disetorkan paling lambat 10 Juli.
LKPM sendiri digunakan sebagai dasar dari capaian realisasi investasi suatu daerah. Di Kota Kediri, target realisasi investasi untuk tahun 2022 adalah sebesar Rp 3,3 triliun.
Edi mengatakan, nilai realisiasi investasi ini sangat berguna seabagai dasar dalam mengambil kebijakan pada pembangunan ekonomi.
“Jadi kita bisa tahu kalau investasinya tidak meningkat, berpotensi pada melambatnya pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, Pemkot Kediri terus berupaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut sesuai dengan visi Kota Kediri, yaitu mewujudkan Kota Kediri unggul dan makmur dalam harmoni.
“Harapannya setelah diadakannya kegiatan ini para pengusaha semakin patuh ditandai dengan semakin banyak yang melaporkan LKPM. Selain itu target realisasi investasi yang telah tetapkan bica tercapai, kalau bisa lebih,” pungkasnya.
Reporter : Ahmad Bayu Giandika
Editor : Gimo Hadiwibowo