Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyatakan sekitar 97 persen warga di kota ini sudah terlindungi program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang merupakan layanan kesehatan dengan sistem Universal Health Coverage.

"Alhamdulillah, menurut catatan kami sudah 97 persen warga Kota Kediri ini sudah ter-cover BPJS. Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi Pemerintah Kota Kediri sehingga kami terbantu dengan Universal Health Coverage. Namun, juga masih ada sistem-sistem yang perlu diperbaiki," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Rabu.

Dalam acara forum kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Kediri itu, Mas Abu (sapaan wali kota) mengatakan masyarakat sangat terbantu dengan program ini.

Ia juga sempat menanyakan kepada BPJS Kesehatan mengenai penggunaan KTP agar warga bisa punya akses mendapatkan layanan kesehatan, mengingat ada kekhawatiran ketika warga berobat ke rumah sakit tidak diterima karena hanya membawa KTP tanpa membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Namun, bila hanya dengan membawa KTP sudah bisa mengakses layanan kesehatan, alhamdulillah. Masukan dari saya, semua rumah sakit yang ada di Kota Kediri harus diberi edukasi. Kalau memang hanya dengan KTP sudah bisa akses layanan kesehatan, sehingga tidak membuat warga bingung. Sejatinya masyarakat kami ini masih belum teredukasi secara komplit terkait dengan aturan baru BPJS," kata dia.

Wali Kota Mas Abu mengatakan ke depan pihaknya akan membuka sarana pengaduan. Apabila ada warga yang sudah menerima KIS/BPJS, namun tidak diberikan layanan kesehatan saat di rumah sakit atau Puskesmas bisa mengadu melalui sarana tersebut.

Pemkot Kediri juga bertanggung jawab akan hal itu, karena harapannya layanan kesehatan bisa merata pada semua pihak.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kediri Hernina Agustin Arifin mengatakan pihaknya memberikan layanan kepada masyarakat. Segala masukan yang diberikan menjadi perhatian bagi layanan BPJS Kesehatan.

Forum kemitraan tersebut diselenggarakan di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri Hernina Agustin Arifin, Sekretaris Daerah Bagus Alit, anggota DPRD Kota Kediri Ayub Wahyu Hidayatullah, Kepala Dinas Kesehatan Fauzan Adima, serta pimpinan rumah sakit dan puskesmas di Kota Kediri.