Antisipasi Penyebaran PMK di Kota Kediri, Petugas Awasi Pengiriman Hewan Ternak di Perbatasan

Kediri Dalam Berita | 07/06/2022

Surya.co.id

Antisipasi Penyebaran PMK di Kota Kediri, Petugas Awasi Pengiriman Hewan Ternak di Perbatasan

Sabtu, 4 Juni 2022 22:30
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
 
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
 
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan truk yang mengangkut ternak hewan di wilayah perbatasan Kota Kediri, Sabtu (4/6/2022). 
 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Polres Kediri Kota menggelar patroli untuk mengawasi pengiriman hewan ternak yang masuk dan keluar di perbatasan untuk menanggulangi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Sabtu (4/6/2022). 

Kapolsek Mojoroto, Kompol Mukhlason mengatakan, kegiatan patroli merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri dan Kapolda Jawa Timur. 

Sasarannya di daerah perbatasan dengan melakukan pengawasan terhadap aktivitas keluar dan masuk hewan ternak di wilayah Kota Kediri

Kepolisian bersinergi dengan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk berkoordinasi dalam rangka penanganan PMK pada hewan ternak yang saat ini banyak terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jatim. 

"Kami bersinergi dengan Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian  untuk pendataan dan pengecekan guna mencegah penularan dan penyebaran PMK ternak agar tidak terjadi di wilayah Kota Kediri," jelas Kompol Mukhlason

Selain melakukan patroli memantau lalu lintas hewan ternak, Satgas PMK juga didampingi tim dokter hewan dari DKPP Kota Kediri melakukan pemeriksaan di pasar-pasar hewan secara acak. 

Salah satunya pemeriksaan dilakukan di Pasar Hewan di Kelurahan Banjarmelati, Kecamatan Mojoroto. Petugas dinas terkait telah memberikan suntikan vitamin dan penyemprotan cairan disinfektan. 

Sementara dalam pemeriksaan, petugas melakukan pengecekan kesehatan ternak sapi dan kambing serta memberikan suntikan vitamin dan penyemprotan disinfektan terhadap hewan ternak untuk memutus rantai penularan PMK. 

Kepada peternak dan pedagang sapi dan kambing  juga mendapatkan edukasi dan sosialisasi terkait penyakit mulut dan kuku. 

 

"Di beberapa daerah di Jatim  sudah ditemukan beberapa kasus PMK pada hewan ternak sapi dan kambing. Kami segera mengantisipasinya dan berkoordinasi dengan dinas terkait agar penyakit kuku dan mulut bisa dicegah di wilayah Kota Kediri," jelasnya.

Diharapkan para peternak atau pedagang ternak untuk waspada jika hewan ternaknya memiliki gejala terpapar PMK. 

Jika ada sapi atau kambing dicurigai tertular PMK, diminta segera melapor ke dinas terkait sehingga dapat diantisipasi dan dicegah penularannya.