Sejumlah Sapi Alami Gejala PMK, DKPP Kota Kediri Lakukan Isolasi

Kediri Dalam Berita | 02/06/2022

logo

Sejumlah Sapi Alami Gejala PMK, DKPP Kota Kediri Lakukan Isolasi

- Selasa, 31 Mei 2022 | 10:41 WIB
Sejumlah sapi dilaporkan gejala PMK, DKPP Kota Kediri lakukan isolasi. (Linda Kusuma /AGTVNews.com )
Sejumlah sapi dilaporkan gejala PMK, DKPP Kota Kediri lakukan isolasi. (Linda Kusuma /AGTVNews.com )
 

 

AGTVnews.com - Sejumlah sapi di Kota Kediri diduga terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sejumlah sapi yang diindikasi terjangkit PMK ini merupakan sapi milik Nuriman warga Jalan Penanggungan No. 45 Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Dari hasil laporan diketahui ada 7 sapi yang mengalami gejala PMK diantaranya mulut berlendir, mengalami luka di kaki dan sapi kehilangan nafsu makan. 

Dari hasil pendalaman laporan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Kediri menemukan 5 ekor sapi yang mengarah suspek PMK. 

"Untuk memastikan terpapar PMK atau tidak, petugas mengambil sampel, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium," jelas drh. Iham eptugas di DKPP Kota Kediri.

Sebelumnya, pemilik sapi melapor jika ternak miliknya sakit dan tidak mau makan. 

Dari 10 ekor populasi sapi yang ada di kandang milik Nuriman, 7 sapi menunjukkan gejala PMK.

Tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, 5 ekor yang mengarah suspek PMK.

"Lima ekor sapi itu, tiga dalam kondisi bagus, mau makan. Cuma yang satu agak menurun. Kondisinya, agak susah mengunyah, sementara lainnya tidak mau makan," jelasnya.

Saat ini DKPP Kota Kediri bekerjasama dengan Kepolisian dan TNI ,mengisolasi sapi yang suspek PMK ini diisolasi terlebih dahulu hingga kondisinya dinyatakan sembuh. 

Pemilik sapi menyebut, jika sapi-sapi tersebut baru saja dibeli dari wilayah Desa Gringging, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Awalnya sapi dalam kondisi sehat, tetapi beberapa kemudian menunjukkan gejala sakit. 

Sapi-sapi ini rencananya akan dijual untuk hari raya Kurban mendatang.