KBRN, Kediri: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menyalurkan 6.000 Kilogram minyak goreng curah kepada pedagang di wilayah kerjanya, di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jumat (22/4/2022).
Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Salim Darmawan, menyatakan, kegiatan distribusi migor Curah ini diwujudkan untuk membantu para pedagang. Khususnya demi memenuhi keperluan selama Ramadhan hingga Lebaran 1443 Hijriah.
"Kami ada tawaran dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Cabang Madiun, sehingga hal itu kami terima dan kini terdistribusi sebanyak 6.000 kilogram," kata Salim.
Salim merinci, pada kesempatan ini membidik pedagang di Pasar Setono Betek dengan jumlah sekitar 35 pedagang. Mereka ini, masing-masing pedagang, memperoleh alokasi migor curah antara 170 kilogram hingga 200 kilogram.
Tujuan lainnya, imbuh Salim, karena jelang Lebaran 1443 Hijriah ini tercatat permintaan masyarakat terhadap minyak goreng meningkat. Dengan cara ini, maka diharapkan kelangkaan minyak goreng dapat diantisipasi.
Diketahui, harga migor curah bersubsidi itu dijual Rp 14.390 per kilogram dari distributor, serta nantinya bisa dijual ke konsumen sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 15.500 per kilogram.
"Secara umum, pedagang yang bisa membeli migor ini adalah mereka yang sudah memiliki Aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) dan terdaftar sebagai pengecer. Sebab, saat ini penyaluran migor bersubsidi harus melalui Aplikasi Simirah, dan bagi yang belum terdaftar bisa mengunduh dulu," katanya.
