Amankan Kegiatan Pladu, Pemkot Kediri Pantau Sungai Brantas

Kediri Dalam Berita | 23/03/2022

logo

Warga yang berkumpul di Sungai Brantas untuk mencari ikan. (ist)
Warga yang berkumpul di Sungai Brantas untuk mencari ikan. (ist)
 

Kediri, koranmemo.com - Pladu adalah agenda tahunan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Kota Kediri. Dibukanya pintu bendungan Karangkates akan berdampak pada melimpahnya ikan, bahkan bisa mendapat ikan dengan cara menyerok.

Untuk mengamankan peristiwa ini, Pemerintah Kota Kediri melakukan pemantauan di sepanjang sungai Brantas, Selasa (22/3).

Indun Munawaroh, Kalaksa BPBD Kota Kediri mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP dan Damkar Kota Kediri melakukan penyusuran sungai Brantas. Pihaknya juga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih berhati-hati.

“Kami tidak melarang kegiatan yang sudah membudaya di masyarakat Kota Kediri ini, namun mengingat debit air yang cukup tinggi dan arus sungai yang cukup deras, alhasil tanah sedimen di sekitar bibir sungai jadi lembek. Takutnya masyarakat jika tidak berhati-hati dapat terperosok dan membahayakan diri mereka sendiri,” ujarnya.

Indun menambahkan, pihaknya akan terus memantau peristiwa tahunan ini, terutama pada titik yang ramai dikunjungi warga.

“Biasanya sore itu warga mulai ramai, kami tetap siagakan tim untuk memantau dan melakukan pengamanan di sungai Brantas, terutama di tempat-tempat yang biasanya dimanfaatkan warga untuk pladu, seperti di sekitar jembatan Brawijaya dan semampir,” kata Indun.

Senada dengan Indun, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi mengatakan, dirinya telah menyiagakan anggota Satpol PP dan Damkar untuk turut melakukan pengamanan. Sehingga peristiwa yang mengundang atensi masyarakat ini bisa berjalan dengan aman.

“Anggota kami siagakan untuk memastikan aktivitas pladu pada hari ini berjalan aman, sembari kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tetap berhati-hati,” ujarnya.