Kurangi Limbah Plastik Sekali Pakai, Ecoton Gelar Pameran Sampah Plastik

Kediri Dalam Berita | 21/03/2022

Tribun gresik

 
TribunJatim.com/ Sugiyono
 
PLASTIK - Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar (baju ungu) saat acara pembukaan bahaya plastik di Kota Kediri di halaman kantor kelurahan tempurejo, Minggu (20/3/2022). 
 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Lembaga Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) di Kecamatan Wringinanom menggelar pameran bahaya plastik Brantas XOXO di Kota Kediri di halaman Kantor Kelurahan Tempurejo, Minggu (20/3/2022).

Pameran ini memiliki beberapa stand antara lain, stand laboratorium mikroplastik, stand zero waste, instalasi lorong botol plastik, galeri foto dan pohon harapan.

Koordinator Pameran Brantas XOXO Firly Mas’ulatul Janah mengatakan, pameran Brantas XOXO untuk mendidik masyarakat, baik ibu-ibu PKK, siswa SD, SMP, guru dan mahasiswa.

“Masyarakat ingin tahu terkait bahaya plastik sekali pakai yang mencemari sungai Brantas. Mereka penasaran cara melihat mikroplastik dan bahaya mikroplastik bagi kesehatan,” kata Firly Mas’ulatul Janah.

Dari pameran tersebut banyak pengunjung yang takjub dengan bahaya plastik, sehingga panitia bisa mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan.

“Kondisi pencemaran sampah plastik di sungai-sungai Jawa Timur sudah tidak bisa ditolerir lagi, masyarakat seenaknya membuang sampah ke aliran sungai Brantas. 55 persen sampah plastik sekali pakai akan terpecah menjadi mikroplastik,” imbuhnya.

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar, yang akrab disebut Bunda Fey hadir untuk membuka pameran Brantas XOXO dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kediri Mohamad Anang Kurniawan.

Dalam sambutan Bunda Fey mengatakan, masyarakat Kota Kediri segera mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, sebab akan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan bikin penuh.

“Kita harus membawa tas kain jika belanja, sehingga bisa mengurangi sampah plastik sekali pakai. Upaya seperti ini dilakukan setiap hari dan terus menerus akan membantu mengurangi beban sampah plastik di Kota Kediri,” kata Bunda Fey, melalui rilis Tim Ecoton.