Persik Kediri Target Menang untuk Menjauh dari Persita Tangerang

Kediri Dalam Berita | 15/03/2022

logo

Persik Kediri saat melawan Persebaya Surabaya, Samsul Arifin menghadang pergerakan Taise Marukawa.(persik official)
Persik Kediri saat melawan Persebaya Surabaya, Samsul Arifin menghadang pergerakan Taise Marukawa.(persik official)
 

Kediri, koranmemo.com - Persik Kediri menargetkan kemenangan pada pertandingan melawan Persita Tangerang di Stadion Kompyang Sujana, Selasa (15/3/2022).

Di klasemen sementara BRI Liga 1 Indonesia 2021/2022, baik Persik Kediri maupun Persita Tangerang sama-sama mendapatkan 37 poin.

Meski sama-sama mendapatkan 37 poin, namun Macan Putih julukan Persik Kediri unggul dalam selisih gol dan kebobolan, disbanding Persita Tangerang.

Pelatih Kepala Persik KediriJavier Roca telah melihat klasemen sementara di pekan ke-30.

Timnya berada di peringkat ke-9 sementara, Laskar Cisadane, julukan Persita berada peringkat ke-10.

 

“Ya kami di semua pertandingan selalu berkeinginan untuk meraih 3 poin, kami sekarang mendapatkan poin sama dengan Persita,” tukasnya.

Menurutnya pada pertandingan nanti poin didapat akan menentukan peringkat kedua tim.

Misi yang sama pasti dibawa oleh lawan, tapi Roca mengingatkan pemainnya agar maksimal dalam bermain.

Karena peringkat akhir nanti akan menentukan prestasi tahun ini. “Persita tentu sama ingin naik peringkat,” kata Roca.

Sebelum itu, kata Roca, pihaknya juga sudah membahas bersama pemain kalau memang tidak sama selesai kompetisi dengan peringkat 7,8,9 atau 13 atau 14.

“Nilai plus dari kerja kami kan lebih bagus.Jadi kami harus paling tidak sebisa mungkin selesaikan kompetisi di peringkat paling atas,” imbuh pelatih asal Chile.

Meski menang 2-0 di putaran ke-1, Macan Putih tidak mau sesumbar. Pada musim putaran ke-2, Persita melakukan perubahan pada komposisi pemain.

 

Selain itu pada saat putaran ke-1, beberapa pemain penting klub berjersey ungu itu mendapat panggilan timnas.

“Persita tim bagus, memiliki kecepatan teknik tinggi tetap harus waspada kerja keras. Tetap fokus kami adalah perbaiki kesalahan pertandingan terakhir,” tutupnya.

Untuk sementara Persik masih menunggu hasil tes usap untuk mengetahui siapa saja yang bisa bermain.

Selama jeda 3 hari, sebanyak 2 kali latihan diisi pemulihan fisik pemain sedangkan 1 hari full sudah digunakan untuk latihan taktik.

Roca tidak ingin anak asuhnya mengulangi kesalahan yang sama seperti saat kalah melawan Persebaya Surabaya.