

Kediri, koranmemo.com - Laga Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya, Kamis (10/3), Arthur Irawan yang biasanya bermain sebagai fullbek, pindah posisi sebagai gelandang tengah.
Meski berbeda dari sektor permainan biasanya, dia tetap mematuhi apa yang diperintahkan oleh pelatih kepala.
Selama beberapa pertandingan terakhir, Arthur Irawan tampak lebih sering dimainkan sebagai starter oleh pelatih.
Pemain yang direkrut dari PSS Sleman sebelum putaran ke-2 dimulai ini memang didaftarkan tim sebagai pemain belakang.
Tapi ada yang berbeda pada derby Jawa Timur melawan Persebaya, saat itu dia bermain sebagai gelandang. Sementara di posisi full bek terdapat Agil Munawar dan Samsul Arifin.
Menanggapi perpindahan posisi tersebut, Arthur mengaku menghormati apa yang diperintahkan pelatih. Hal tersebut menurutnya lumrah karena sama seperti yang dilakukan pada pemain lainnya.
“Coach Roca yang lebih tahu bagaimana tim Persik bermain. Saya seperti pemain lainnya yang harus menghormati semua keputusan pelatih,” tukasnya.
Sebagai pesepakbola profesional, pemain berusia 29 tahun berusaha maksimal jika ditempatkan di posisi manapun. “Bagi saya lambang di dada lebih penting daripada posisi di mana saya bermain. Bermain di posisi mana pun, saya akan berusaha maksimal demi tim,” ujarnya.
Jika sudah berkaitan dengan tim, tidak ada lagi posisi yang paling disukai. “Saya tidak punya posisi favorit. Saya siap ditempatkan di posisi mana pun. Saya respek kepada coach Roca. Saya patuh dipasang di mana saja,” tutupnya.
Sebagai pesepakbola profesional, pemain berusia 29 tahun berusaha maksimal jika ditempatkan di posisi manapun. “Bagi saya lambang di dada lebih penting daripada posisi di mana saya bermain. Bermain di posisi mana pun, saya akan berusaha maksimal demi tim,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Trent Techno SMK Muhammadiyah 1 Ngoro
Jika sudah berkaitan dengan tim, tidak ada lagi posisi yang paling disukai. “Saya tidak punya posisi favorit. Saya siap ditempatkan di posisi mana pun. Saya respek kepada coach Roca. Saya patuh dipasang di mana saja,” tutupnya.