KBRN. Kediri : Awal tahun 2022, Prestasi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Kediri semakin ciamik. Pada tanggal 2-6 Maret 2022 kemarin, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang mengetahui dengan Disperdagin Kota Kediri telah memfasilitasi puluhan IKM Kota Kediri mengikuti Kegiatan Batik Bordir & Aksesoris (BBA) Fair 2022 di Atrium Mall Grand City Surabaya.
IKM Batik Numansa Kota Kediri diberi kesempatan untuk membuat batik dengan motif Dewi Kilisuci untuk dipajang di booth khusus Semangat Panji. Selain itu, prestasi lainnya juga berhasil diraih Arum Yusia perwakilan IKM Kota Kediri yang mendapat Juara Harapan III Lomba Bordir Desain bertema Teratai.
Tanto Wijohari, Kepala Disperdagin Kota Kediri dalam hal ini mengatakan, bahwa kegiatan yang digelar ini juga sebagai perwujudan dari Pemkot Kediri yang berkomitmen dalam mendukung kemajuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayahnya.
Mengusung tema Semangat Panji dalam Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur, kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian para pengunjung, terutama pada produk-produk IKM Kota Kediri. Buktinya, kain tenun Bandar berhasil menjadi primadona pengunjung mall serta banyak diborong oleh mereka.
Dalam eksibisi ini Pemkot Kediri mengenalkan berbagai produk khas Kota Kediri, seperti: Tenun Ikat Kodok Ngorek 2, Batik Djajawarsa, Batik Surya 5758, Batik Top Cemerlang, Rajut, Sulam Pita Mimie, aneka bordir dan aksesoris TBLZ Pro Custom, serta Ayunicraft.
Diharapkan, dengan adanya BBA 2022, IKM Kota Kediri dapat terus diperpanjang pasarnya, bertahan selama pandemi dan meningkatkan perekonomian daerah
