Kediri, koranmemo.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri perihal pembangunan SMPN 9 di Kecamatan Pesantren mulai dilaksanakan awal 2022.
Direncanakan tahun ajaran baru 2022/2023 nanti, sekolah yang ada di Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri itu bisa menerima siswa baru.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri, Siswanto menjelaskan pembangunan SMPN 9 dilakukan secara bertahap.
Tahun ini, kata Siswanto, pengadaan gedung sudah dianggarkan Rp 25 miliar untuk pembangunan tahap awal.
“Selama dua hari di awal Maret ini kami sudah melakukan rapat dengan perguruan tinggi
mengenai pembangunan SMPN 9. Rapat dilaksanakan Selasa (1/3) dan Rabu (2/3) kemarin,” tukasnya.
Lebih lanjut, kata Siswanto, gedung ditargetkan selesai p akhir tahun ini.
Sebelum gedung selesai dibangun, SMPN 9 sudah bisa membuka pendaftaran pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022/2023.
“Rencananya selesai sekitar Agustus atau September. Nanti PPDB sudah bisa membuka pendaftaran,” kata dia.
Jadi, sebelum gedung SMPN 9 selesai, siswanya diikutkan di SMPN 5 sementara waktu, sekitar tiga bulan.
“Baru setelah SMPN 9 jadi, peserta didiknya akan dipindah ke gedung baru,” tutur Kepala Disdik.
Untuk mempersiapkan operasional sekolah, Sekretaris Disdik, Marsudi Nugroho, sedang mengurus perizinan pada Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri selaku pemilik asset.
Selain itu Sekretaris Disdik juga mengurus perizinan ke Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemenristek Dikti).
“Kami akan mendaftarkan SMPN 9 agar memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Baru setelah mendapatkan nomor tersebut, sekolah bisa menerima peserta didik baru dan melakukan operasional,” imbuhnya.
Persiapan pemberkasan izin kurang lebih akan memakan waktu tujuh sampai sepuluh hari.
“Nanti setelah selesai persiapan proses perizinan kami akan sampaikan kabar selanjutnya,” tutupnya.