SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Kegiatan magang merdeka untuk Prodamas di Kota Kediri akhirnya merekrut sebanyak 60 mahasiswa dari ribuan calon peserta di seluruh Indonesia. Untuk para peserta magang merdeka itu, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berharap bisa melahirkan gagasan atau ide baru.
Hal itu disampaikan Abu Bakar dalam Tip Off Magang Merdeka “Prodamas Goes Digital, Participatory And Collaboration Optimization” secara daring di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (23/2/2022).
Pada batch kedua ini, 60 mahasiswa terpilih itu teklah menyisihkan 10.274 mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia yang mendaftar.
“Selamat datang kepada peserta magang yang terpilih. Karena nanti adik-adik akan bertemu dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka harus punya skill komunikasi. Gunakan bahasa yang sesederhana mungkin dan santun agar bisa masuk ke masyarakat,” ujar Abu Bakar.
Peserta magang batch satu telah berhasil mengantarkan Scale Up Prodamas menjadi lebih baik. Salah satu ide yang keren adalah aplikasi e-bank sampah. Sementara ini yang menjadi pilot project adalah Bank Sampah Dewi Sekartaji Kelurahan Mojoroto dan Bank Sampah Hijau Daun di Kelurahan Bujel.
Sementara magang merdeka batch kedua ini fokus untuk improve Prodamas Plus menuju digital. Jadi, Prodamas Plus tidak hanya berfokus pengembangan infrastruktur, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) serta perluasan English Massive (E-Mas).
Wali kota berharap batch kedua bisa melanjutkan dan menciptakan peluang-peluang untuk seluruh masyarakat. Sebab di Kota Kediri semua punya harapan untuk membangun dengan bersama-sama melalui Prodamas Plus.
“Saya yakin adik-adik punya banyak ilmu yang bisa dikembangkan dan diaplikasikan di masyarakat. KUBE ini juga terus didorong mungkin bisa mengajarkan tentang pembukuan bahkan memasarkan melalui marketplace,” jelasnya.
Diharapkan setelah mengikuti program Magang Merdeka di Kota Kediri, peserta bisa mengenalkan Prodamas ke daerah masing-masing. Sehingga konsep membangun bersama bisa diadopsi di berbagai daerah di Indonesia.
“Dengan menduplikasi Prodamas, diharapkan pembangunan bisa berjalan lebih cepat. Serta dapat membangun sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. Saya berharap pula adik-adik ini bisa menjadi agen perubahan yang tentu akan banyak manfaatnya ketika bisa terjun langsung ke masyarakat,” pungkasnya
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Lewat Prodamas Plus, 60 Mahasiswa Bisa Tularkan Konsep Pembangunan Kota Kediri ke Seluruh Indonesia, https://surabaya.tribunnews.com/2022/02/23/lewat-prodamas-plus-60-mahasiswa-bisa-tularkan-konsep-pembangunan-kota-kediri-ke-seluruh-indonesia.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana