

AGTVNews.com - Sejumlah klub Liga 1 belum mendapatkan dampak positif dari pembelian striker baru, di putaran kedua ini. Bahkan, sebagian dari mereka dianggap sebagai pembelian yang ‘gagal’.
Di bursa transfer paruh musim kemarin, sejumlah klub di BRI Liga 1 melakukan belanja besar untuk menghadapi putaran kedua. Mereka diantaranya membeli striker untuk mempertajam lini depan. Dengan itu, mereka berharap banyak gol tercipta di sisa kompetisi ini.
Namun harapan itu sepertinya belum sejalan dengan kenyataan. Sejumlah tim belum mendapatkan dampak positif dari pembelian striker baru itu. Bahkan, sebagian dianggap sebagai pembelian yang ‘gagal’.
Diantaranya PSM Makassar. PSM mendatangkan Golgol Mebrahtu di putaran kedua ini. Sebagai striker dengan nama yang keren, dia digadang-gadang bisa mencetak banyak gol, untuk tim Juku Eja. Namun, Golgol justru cedera. Hingga hari ini dia belum cetak gol untuk PSM
Persib Bandung sepertinya juga melakukan pembelian yang salah. Bruno Cantanhede yang diharapkan menjadi striker tajam, performanya juga mengecewakan.
Persebaya Surabaya bernasib sama. Melepas Jose Wilson, dan mendatangkan Arsenio Valpoort mungkin menjadi keputusan yang salah.
Valpoort yang diharapkan menjadi mesin gol baru bagi Bajul Ijo, justru melempem. Dia baru mencetak satu gol saat Persebaya bermain imbang menghadapi Persela Lamongan.
Di tengah kondisi itu, Persik Kediri terbilang cukup beruntung. Macan Putih beruntung memiliki Youssef Ezzejjari yang cukup tajam. Hingga pekan ke 26, Youssef sudah mencetak 15 gol.
Andai Covid-19 tak menyerangnya, mungkin hari ini dia bisa bersaing ketat dengan Ilja Spasojevic.
Baca Juga: Proses Naturalisasi Jordy Amat dan Sandy Walsh Tunggu Dokumen Pelengkap dari PSSI
Manajemen Persik Kediri mengakui, striker asal Spanyol itu telah memenuhi ekspektasi.
“Youssef Ezzejjari memenuhi ekspektasi manajemen di awal musim. Yakni striker yang punya ketajaman. Terbukti sampai pekan 26, dia sudah mencetak 15 gol,” kata Anwar Bahar Basalamah, Media Officer Persik Kediri.
Sempat tampil mengkhawatirkan, Yousserf kemudian menjelma menjadi striker yang tajam.
“Ragu tidak. Tapi membantu dia mempercepat adaptasi dan menyatu dengan tim. Semoga dia terus mencetak gol dan membantu Persik meraih kemenangan,” lanjut Basalamah.
Selain Youssef, Persik Kediri juga cukup efektif dalam belanja pemain asing. Pemain asing yang ada saat ini merupakan pemain asing yang sejak awal mereka rekrut. Ada Dionatan Machado dan Arthur Felix yang mempunyai kontribusi positif.
Praktis hanya Ibrahim Bahsoun yang sedikit mengecewakan. Dia kemudian mengundurkan diri di awal musim. Persik kemudian menggantinya dengan Marwin Angeles. Sejauh ini
penampilan Marwin cukup baik, dan bisa membantu Persik Kediri untuk menang