

Kendati demikian dia tetap mewaspadai upaya lawannya, Laskar Rencong yang ingin keluar dari zona degradasi.
Usai kekalahan kemarin, Faris telah mempelajari kesalahan yang mengakibatkan timnya gagal menambah poin di papan klasemen tara.
“Yang pasti kami sudah melupakan kekalahan kemarin dan kami sudah melakukan persiapan,” tukasnya pada jumpa pers, Selasa (22/2).
Sejalan dengan itu, pesepak bola asal Kediri ini telah memahami taktik dan strategi yang diberikan oleh pelatih.
Pada saat pertandingan nanti, dia siap menuangkan pemikiran pelatih di lapangan.
“Latihan taktik dan strategi sudah diberikan oleh Coach agar kami bisa bermain 100 persen. Insyaallah besok bisa memenangkan pertandingan,” tambah pemain yang sudah beberapa musim memperkuat Persik.
Selama klub berjuluk Macan Putih mencatatkan tren positif dengan tidak kalah selama 6 pertandingan, Faris selalu ada dalam lini utama atau sebagai pemain pengganti. Performanya membaik setelah mendapatkan kesempatan bermain dan mencetak gol ketika melawan Persipura Jayapura di putaran ke-1.
Pemain berusia 34 tahun ini tetap mewaspadai kebangkitan Laskar Rencong yang sedikit demi sedikit melakukan perbaikan performa.
"Persiraja adalah tim bagus, berbeda dengan putaran pertama lalu, jadi kami harus siap 100 persen melawan Persiraja,” tutupnya.(dia)