Kediri,koranmemo.com - Kota Kediri kini sudah memasuki gelombang ke-3 penularan Covid-19 di tengah merebaknya corona varian omicron.
Namun sejak Januari 2022 kemarin belum ada kasus konfirmasi yang meninggal dunia di Kota Kediri alias nol.
Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri, Fauzan Adima, gelombang varian omicron memiliki risiko lebih rendah jika dibandingkan gelombang sebelumnya.
Fauzan menjelaskan, berdasarkan penelitian para ahli, varian omicron akan lebih cepat menular dibanding cairan delta.
“Jika ini varian omicron, maka sesuai dengan keterangan para ahli, banyak yang terjangkit tapi sedikit saja yang sampai masuk rumah sakit,” katanya.
Menurutnya, dari akhir Januari kemarin, Kota Kediri masih menunggu hasil tes varian omicron yang sudah dikirimkan ke laboratorium yang memiliki fasilitas tes Whole Genome Sequencing (WGS).
Namun pada pekan kemarin, ujar Fauzan Adima, hasil tes dari laboratorium masih belum keluar.
“Kami kirimkan ke Surabaya pada akhir Januari kemarin, tapi di sana terlalu banyak antrean. Akhirnya sampel dikirim ke Semarang, dan saat ini kami masih menunggu hasilnya,” imbuhnya.
Berdasarkan data di laman vaksin.kemkes.go.id Kota Kediri memcatatkan rasio keterisian tempat tidur sebesar 27,44 persen. Data tersebut diperbarui per tanggal 12 Februari kemarin.
Sedangkan untuk catatan kasus meninggal dunia karena Covid-19, sejak akhir 2021 sudah menurun drastis.
Bahkan awal tahun 2022 Kota Kediri masih mencatatkan 0 kematian karena Covid-19.
Adapun total kematian akibat Covid-19 Kota Kediri selama pandemi adalah 386 kasus meninggal.
“Vaksinasi ini sangat berdampak dalam membentuk kekebalan komunal. Jadi sampai saat ini kami mendorong warga mengikuti vaksin,” tutupnya.
Dia juga meminta agar warga segera mendaftarkan diri untuk vaksinasi dosis ke-3.