Kediri, koranmemo.com - Setelah beberapa pekan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas kelas 100 persen, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali memberlakukan PTM Terbatas dengan kapasitas kelas 50 persen.
Kebijakan yang merujuk dari Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (SE Mendikbud Ristek) nomor 2 tahun 2022 akan dimulai Senin (7/2) nanti.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri, Marsudi Nugroho menjelaskan Mendikbud Ristek mengeluarkan SE setelah Presiden Jokowi mengadakan rapat terbatas pada 31 Januari kemarin.
SE tersebut berisi perihal Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.
“Berdasarkan SE tersebut daerah dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 menerima diskresi, yakni dapat menyesuaikan PTM dari kapasitas kelas penuh 100 persen menjadi kapasitas 50 persen. Di situ disebutkan, daerah PPKM level 2 tetap bisa menjalankan kapasitas penuh 100 persen jika penularan Covid-19 terkendali,” katanya.
Menurutnya Kota Kediri saat ini mendapatkan asesmen level 2 mulai Kamis (3/2) kemarin. Karena kenaikan asesmen penilaian tersebut, Disdik Kota Kediri memilih untuk melaksanakan PTM Terbatas dengan kapasitas kelas 50 persen peserta didik saja.
“PPKM Kota Kediri berada pada level 2, sehingga kapasitas 50 persen siswa dengan sistem shifting diberlakukan Senin nanti,” katanya.
Sementara itu jika dilihat dari laman vaksin.kemkes.go.id, dari data yang dimutakhirkan tanggal 2 Februari kemarin, Kota Kediri masih menerima asesmen level 1. Kementerian belum melakukan pembaruan situasi Covid-19 berdasarkan Kabupaten atau Kota saat dilihat pukul 16.50 WIB.
Marsudi menyebut satuan pendidikan tingkat SD dan SMP Kota Kediri tidak ada yang diliburkan karena terkonfirmasi Covid-19.
“Tidak ada sekolah yang diliburkan karena kasus konfirmasi positif. Pengurangan kapasitas kelas menjadi 50 persen itu karena peraturan menteri,” tutupnya.
Lebih lanjut berdasarkan tambahan kasus konfirmasi positif Kota Kediri tanggal 3 Februari kemarin terdapat 8 tambakan kasus di Kota Kediri. Sebanyak 5 orang berusia 18 tahun ke atas, sedangkan lainnya ada yang berusia pelajar, yakni 13 dan 17 tahun.