KBRN . Kediri : Dampak Pandemi Covid-19 telah banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi penggerak dunia wirausaha. Hal senada juga dialami pelaku UMKM di Kota Kediri. Akibat pandemi kegiatan produksi jadi terkendala dan berdampak pada penurunan omzet usaha mereka.
Oleh karena itu Pemkot Kediri menginisiasi merancang inovasi Program Produk UMKM Asli dari Kota Kediri (Pusaka) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Seperti yang dirasakan Budi Handayani, salah seorang owner UMKM produk makanan. Setelah bergabung dengan Pusaka, omzetnya pun naik 20%.
Hal demikian juga dirasakan oleh Dewi Istianah, pemilik UMKM produk olahan jamur dan sayur. Sejak ikut Pusaka, keuntungan penjualannya pun mengalami kenaikan hingga 10%. Kini produk miliknya telah tersedia di 32 gerai Indomaret Kota Kediri, Golden Swalayan, serta pusat oleh-oleh Kota Kediri.
Untuk diketahui, Program Pusaka sendiri merupakan program yang di-launching secara resmi pada Mei 2021 oleh Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri. Program ini juga merupakan strategi branding untuk merepresentasikan produk UMKM Kota Kediri yang unggul dan berdaya saing. Kini beragam merk UMKM lokal telah menghiasi etalase khusus Pusaka di toko modern kemitraan maupun pameran di berbagai event.
Berkat upaya tersebut para pelaku UMKM tetap dapat menjalankan usahanya di tengah terpaan pandemi Covid-19 dengan memasarkan produknya di swalayan kemitraan yang tetap buka meski dalam situasi pandemi.
