Kediri,koranmemo.com - Persik Kediri masih memiliki pemain-pemain yang setia memperkuat tim sejak musim 2017 lalu. Salah satunya, Eka Sama Adi.
Gelandang asal Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri yang belakangan sering mengisi bangku cadangan tersebut ingin segera dimainkan.
Pada pertandingan pekan ke-19, Persik Kediri krisis pemain karena 3 diantaranya harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Diantaranya Arthur Felix, Risna Prahalabenta, dan Dionatan Machado.
Memasuki putaran ke-2 ini, Persik Kediri memang kehilangan beberapa pemain termasuk di posisi gelandang. Bayu Otto harus absen sampai akhir tahun karena mengalami masalah di bagian engkel.
Beberapa pemain tengah didatangkan, seperti Fitra Ridwan, Arthur Irawan, dan Muhammad Taufiq.
Pada 2 pertandingan putaran ke-2 mereka cukup berkontribusi, meski belum menunjukkan hasil maksimal.
Beberapa skenario mungkin saja terjadi dan Persik Kediri bisa kekurangan pemain di lini tengah, tapi selama ini ada gelandang yang mendapatkan sedikit kesempatan bermain, dia Eka Sama.
Pemain putra daerah ini sudah memperkuat tim sejak musim 2017, saat Persik Kediri terdegradasi dari Liga 2 ke Liga 3. Tapi dia mengantarkan tim kembali ke Liga 1 setelah menjuarai Liga 3 musim 2018 dan Liga 2 musim 2019.
Selama di Liga 1, Eka memang jarang dimainkan, tapi dia tetap optimistis. Pemain muda ini tetap disiplin dalam setiap latihan.
Dia memiliki harapan besar bisa dimainkan dalam beberapa pertandingan mendatang. “Tentu sebagai pemain saya sangat ingin segera bermain. Saya siap bila nantinya diberikan kepercayaan bermain oleh pelatih,” katanya.
Performanya di Liga 1 belum terlalu menonjol, tapi dia akan berusaha berkontribusi seperti ketika masih berkompetisi di Liga 3 dan Liga 2. “Saya akan berjuang keras demi satu lambang di dada ini,” tutupnya.