Kediri, koranmemo.com - Pemerintah Kota (pemkot) Kediri berencana untuk melakukan sejumlah perbaikan pada fasilitas umum (fasum) yang ada di Kota Kediri.
Seperti perbaikan pada trotoar, pembuatan ramp atau akses jalan untuk kursi roda dan toilet yang ramah disabilitas.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri I Made Dwi Permana mengatakan, untuk trotoar sendiri ada beberapa indikator yang harus dipenuhi agar ramah untuk disabilitas.
Hal itu seperti guide block yang berfungsi sebagai penunjuk jalan, lebar trotoar 1,5-2 meter, dan ketinggiannya 15 sentimeter.
“Untuk perbaikan trotoar akan dimulai dari pusat kota, dari Balai Kota Kediri,” ujarnya, Rabu (12/1).
Selain itu, dengan ketinggian tersebut, trotoar juga akan dibuat flat, sehingga tidak turun naik.
Nantinya, perbaikan trotoar ini akan merambah dari Balai Kota, lalu ke Jalan Dhoho dan Jalan Brawijaya.
Menurutnya, hingga saat ini sendiri trotoar yang sudah ramah dengan disabilitas sendiri baru mencapai 40 persen
Lebih lanjut, terkait pembuatan ramp dan toilet ramah disabilitas akan dilakukan di kantor-kantor pelayanan masyarakat yang ada di Kota Kediri.
Sehingga masyarakat Kota Kediri akan semakin nyaman dan mudah dalam mengakses pelayanan.
Sebelumnya, berdasarkan Indeks Kota Layak Huni, Kota Kediri mendapat nilai 77,80 pada tahun 2021. Nilai tersebut meningkat dari capaian tahun 2020 dimana Kota Kediri meraih nilai 72,60.
Dari capaian tersebut, diketahui ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, salah satunya fasilitas pejalan kaki atau trotoar yang ada di Kota Kediri.