

AGTVnews.com - Mengantisipasi adanya lonjakan mobilitas dari sejumlah warga jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Kediri memiliki beberapa skema yang akan dijalankan.
Termasuk diantaranya adalah dengan menambah lokasi titik-titik vaksin yang akan digelar di beberapa gereja secara acak.
Skema ini dilakukan untuk meningkatkan serapan vakisnasi pada masyarakat sehingga segera terbentuk kekebalan komunal atau herd immunity.
"Kami akan menyiapkan petugas kesehatan di beberapa titik yang ditentukan. Kami juga akan buka gerai vaksinasi di gereja saat malam Natal."
"Jadi, yang belum vaksinasi akan langsung divaksinasi. Lokasi gerejanya juga acak," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima.
Dari data yang ada, jumlah vaksin untuk dosis pertama di Kota Kediri mencapai 125 persen. Sementara untuk dosis kedua hampir 98 persen.
"Capaian vaksinasi untuk lansia di Kota Kediri sudah mencapai 67 persen," imbuh Fauzan.
Dengan skema yang dilakukan ini, diharapkan warga yang belum tervaksin akan segera mendapatkan vaksin. Sehingga capaian kekebalan komunal bisa segera tercapai.
Saat ini Kota Kediri berada di PPKM Level 1 berdasarkan Imendagri. Sejumlah kegiatan perekonomian sudah diberlakukan secara normal namun terbatas.
Kegiatan di pusat perbelanjaan dan juga pasar tradisional sudah kembali normal, namun kapasitas yang diperbolehkan sebesar 75 persen dari kapasitas maksimal.
Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga sudah mulai membuka sejumlah ruang terbuka hijau. Pun demikian ada syarat dan ketentuan yang berlaku bagi masyarakat yang akan berkunjung ke taman kota maupun ruang terbuka hijau tersebut.