Presiden Persik Kediri Tanggapi Isu Kepemilikan Saham Klub

Kediri Dalam Berita | 01/11/2021

logo

Presiden Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih dan pemilik klub Liga 3 Indonesia asal Belitung (Ist)
Presiden Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih dan pemilik klub Liga 3 Indonesia asal Belitung (Ist)
 

 

Kediri, koranmemo.com - Terkait isu jual beli kepemilikan saham PT Kediri Djajati Perkasa yang beredar di media sosial (medsos), Presiden Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih angkat bicara. Dia ingin meluruskan isu dan menyampaikan beberapa nama yang bekerja sama untuk membangun klub.

Dijelaskan kabar yang beredar di media sosial tersebut tidak semuanya benar. “Berkaitan dengan isu saham, saya tidak membenarkan 100 persen. Makanya saya perlu luruskan,” katanya.

Salah satu yang perlu diluruskan menurut Hakim adalah soal status kepemilikan PT Kediri Djajati Perkasa. Dia mengatakan, tiga nama bersaudara, Martin, Andrew Wilkes, dan Alexander Wilkes telah bergabung dalam kepemilikan perusahaan yang menaungi Persik Kediri tersebut.

"Jadi saya dibantu Martin, Andrew dan Alex dalam mengembangkan Persik Kediri di kancah sepak bola Indonesia. Kami sekarang menjadi pemilik bersama perusahaan," kata Hakim.

Soal persentase saham, Presiden Klub Persik Kediri punya alasan tidak mempublikasikan ke publik. Sebab, saat ini PT Kediri Djajati Perkasa bukan PT terbuka atau perusahaan yang telah melantai di bursa efek. 

Sebenarnya Martin, Andrew dan Alex sudah dikenalkan secara tidak langsung oleh presiden klub. Hakim memposting foto bersama mereka di Instagram pribadi setelah pertandingan Persik melawan Borneo FC pada 11 September lalu. 

Mereka bukan owner salah satu perusahaan susu kental manis seperti yang dikabarkan. Martin, Andrew dan Alex adalah pemilik klub Liga 3 Belitong FC.

Dia berharap, penjelasan tersebut dapat meluruskan semua isu berkaitan dengan saham perusahaan. Yang jelas, Hakim, Martin, Andrew dan Alex akan berkomitmen untuk menjadikan Persik sebagai klub profesional dan berprestasi di tanah air.