SURYA.co.id | KEDIRI - Bank Jatim bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri menggelar vaksinasi Covid-19 sebanyak 5.000 dosis pertama.
Sasaran vaksinasi ini termasuk anak usia 12 tahun ke atas.
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang melibatkan ribuan peserta ini digelar di GOR Jayabaya, dihadiri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sabtu (16/10/2021).
Karena vaksinasi diikuti anak usia 12 tahun, banyak pelajar SD dan SMP dan MTs yang mengikuti vaksinasi diantar orangtuanya.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi massal ini sangat bagus karena membantu Pemerintah Kota Kediri untuk mengejar target vaksinasi bagi kelompok remaja.
Berdasarkan data capaian vaksin di Kota Kediri, pada kelompok lansia mencapai 60,64 persen untuk dosis pertama, kelompok masyarakat rentan dan umum mencapai 97,44 persen untuk dosis pertama, dan pada kelompok remaja sebanyak 26 persen untuk dosis pertama.
Untuk mengejar target sasaran vaksinasi dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak.
Walikota mengucapkan terima kasih kepada Bank Jatim dan OJK yang terus berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Kediri.
Dari hasil diskusi dengan Satgas Covid-19 Kota Kediri menyatakan ada beberapa hal yang harus dikejar di Kota Kediri, yaitu untuk vaksin lansia dan anak-anak 12 tahun ke atas.
Vaksinasi kelompok remaja ini terus dikejar karena saat ini sudah banyak remaja yang melakukan kegiatan luring atau offline.
“Vaksin ini memiliki dampak yang luar biasa. Dari data kami yang pertama menurunkan tingkat kematian dan sekarang yang terkena Covid-19 sedikit,” ujarnya.
Diungkapkan Walikota, Bank Jatim dan OJK tidak hanya fokus pada penanganan ekonomi, namun juga memperhatikan aspek kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas di masa pandemi.
Semakin banyak masyarakat yang tervaksin tentu perekonomian dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Wali Kota Kediri berharap semua ikhtiar ini bisa membangkitkan ekonomi yang sudah lama tergoncang dan segera bangkit.
Menurutnya kebijakan melonggarkan kegiatan memiliki risiko. Sehingga untuk meminimalisir risiko adalah dengan mematuhi protokol kesehatan dan vaksin.
“Saya juga berharap kepada masyarakat untuk terus mencari informasi vaksin. Saya juga akan terus memberikan informasi di mana tempat vaksin dan cara mendaftarnya. Apapun jenis vaksinnya sama. Kalau sudah divaksin paling tidak ketika kena kita sudah aman,” jelasnya.
Sementara Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tony Prasetyo mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi massal ini bekerja sama dengan OJK Kediri dan Pemerintah Kota Kediri.
Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya mendukung pemerintah mempercepat vaksinasi sehingga perekonomian dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih Pak Wali Kota Kediri dan juga OJK Kediri telah mendukung pelaksanaan vaksinasi massal ini. Kegiatan vaksinasi massal ini sudah kita lakukan di beberapa kota,” ungkapnya.