SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Percepatan capaian vaksinasi pada warga lanjut usia (lansia) dan remaja yang ditargetkan tuntas akhir Oktober 2021, mendorong pihak Puskesmas di Kota Kediri juga berpacu.
Seperti Puskesmas Pesantren 2 Kota Kediri yang melakukan antar-jemput lansia menggunakan mobil ambulans untuk mendapat vaksinasi Covid 19 di puskesmas.
Dr Dwi Nugrahini, Kepala Puskesmas Pesantren 2 menyampaikan, ide menjemput lansia menggunakan mobil ambulans untuk mengakomodir lansia yang tidak dapat menjangkau puskesmas.
Penjemputan menggunakan mobil ambulan dinilai cukup efektif untuk mempercepat kuota vaksin terpenuhi. “Kami menyediakan kuota 200 sasaran vaksin untuk lansia yang datang sendiri ke puskesmas atau yang kami jemput. Dengan fasilitas jemputan ini, diharapkan capaian vaksinasi lansia segera terpenuhi,” harap dr Dwi Nugrahini, Senin (4/10/2021).
Ternyata upaya antar jemput lansia cukup efektif, karena jadwal vaksinasi dapat dijadikan satu dengan yang ada di puskesmas. Karena setelah vaksin masih ada tahap observasi, akan lebih aman jika dilakukan di puskesmas
“Menurut kami lebih efektif dengan cara dijemput ke puskesmas ini. Karena kami tidak perlu memecah tim terlalu banyak, serta jadwal bisa jadi satu dengan yang ada di puskesmas,” jelasnya.
Keuntungan lainnya, promotor kesehatan yang ikut di dalam ambulans juga dapat sekaligus memberikan penyuluhan pada para lansia. Sehingga para lansia juga mendapat informasi menjaga kesehatan selama perjalanan.
Namun juga tidak menutup kemungkinan untuk diadakan vaksinasi door to door sebagai opsi terakhir. Hal ini dilakukan jika masih ada beberapa lansia yang belum berkenan untuk divaksinasi.
Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyampaikan, Pemkot Kediri menargetkan akhir bulan Oktober capaian vaksinasi lansia dan remaja sudah dapat tercapai. Sehingga resiko lansia terpapar semakin dapat ditekan.
“Pemkot Kediri tetap gencar menyelenggarakan vaksinasi untuk lansia dan remaja. Kami harap pihak keluarga mengizinkan anggota keluarganya yang lansia untuk divaksin. Karena vaksin ini juga menjadi tameng bagi para lansia agar terhindar dari resiko gejala covid yang berat,” ungkapnya.