Antisipasi Covid-19 Gelombang Ketiga, Wali Kota Kediri: Jaga 5M dan Kuatkan Fasyankes

Kediri Dalam Berita | 04/10/2021

Kediri, koranmemo.com- Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga,
Pemerintah Kota Kediri saat ini tengah menguatkan sarana prasarana Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menerangkan, beberapa langkah dilakukan untuk antisipasi adanya lonjakan kasus gelombang selanjutnya di Kota Kediri. Untuk itu wali kota berharap, adanya dukungan masyarakat Kota Kediri.

“Kami tengah mempersiapkan beberapa kebijakan sebagai antisipasi adanya lonjakan kasus covid-19. Kebijakan ini diambil dari hasil evaluasi gelombang Covid pada Juni lalu. Diharapkan dengan adanya beberapa persiapan ini dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan dari lonjakan kasus. Namun kami tetap berharap pada masyarakat Kota Kediri untuk menjaga 5M di manapun berada. Hal itu cukup menjadi dukungan bagi Pemkot Kediri dalam menangani Covid-19,” ujar Mas Abu.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima menyampaikan saat ini Fasyankes di Kota Kediri tengah mempersiapkan penguatan sarana prasarana pendukung penanganan Covid-19.

Dikatakan, pihaknya saat ini telah melakukan penambahan tempat tidur, fasilitas ICU Isolasi dan penyediaan obat-obatan. “Selain itu, penyediaan APD, swab antigen dan PCR juga sudah kami siapkan,” ujar dr. Fauzan.

Disampaikan, penambahan tempat tidur nantinya akan menyesuaikan jumlah kasus yang ada di Kota Kediri.

Fauzan juga menegaskan bahwa pandemi ini sudah ditetapkan sebagai bencana nasional, sehingga dalam penanganan bencana, perencanaan persiapan menghadapi bencana menjadi sebuah keharusan.

Dikatakan, oandemi Covid-19 itu tidak bisa diprediksi. “Jadi penambahan bed bukan berarti diprediksi lonjakannya tinggi. Tapi hanya semata-mata persiapan dan berdasarkan hasil evaluasi lonjakan kasus pada bulan Juli – Agustus kemarin,” sambungnya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Kediri, saat ini tersedia 331 bed isolasi yang terdapat pada 11 rumah sakit di Kota Kediri. Di antaranya terisi 14 bed atau kisaran 4% bed occupation rate.