AGTVnews.com - Sejumlah disabilitas di Kota Kediri mendapatkan pelatihan untuk menjadi pengusahan mandiri. Pelatihan ini merupakan upaya dari pemerintah Kota Kediri untuk membangkitkan kembali roda perekonomian yang turun akibat terdampak pandemi Covid-19.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Himpunan Disabilitas Wanita Indonesia (HDWI) pusat dan JAPRI-PWD.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi mengatakan, saat ini Pemkot Kediri memang sedang berupaya untuk memutar roda perekonomian.
"Alhamdulillah kita disupport untuk memberikan pelatihan bisnis kepada penyandang disabilitas. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberikan manfaat pada penyandang disabilitas yang memiliki usaha, agar usahanya dapat semakin berkembang," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI), Maulani Rotinsulu, menuturkan bahwa pelatihan tersebut merupakan program Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI).
Program ini juga telah mendapat dukungan dari US Agency of International Development (USAID).
"Ada 118 pengusaha penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan ini sebelumnya telah mendapatkan pengetahuan tentang wirausaha. Setelah itu mereka akan mendapatkan pendampingan untuk pengimplementasian. Rangkaian ke 3 ini pembekalan motivasi bisnis,"ujarnya.
Maulani menyebut sebelum memulai program ini, HDWI telah memilih dan melatih para trainer serta pendamping untuk melatih para penyandang disabilitas selama pelatihan.
Nanti akan ada tahap selanjutnya. Pada tahap tersebut para pengusaha disabilitas ini akan melakukan bisnis mentoring untuk melihat perkembangan para pengusaha disabilitas dalam mengimplementasikan materi di setiap pelatihan. Setelah bisnis mentoring akan ada program seed funding.
"Disini kita akan meminta para pengusaha disabilitas untuk membuatkan 1 perencanaan bisnis yang akan kita nilai dan nantinya akan kita berikan modal usaha. Modal usaha akan diberikan kepada 50 peserta dimasing-masing daerah,"ujarnya.
Nantinya akan dilihat bisnis yang bisa berkembang dan akan mendapatkan dukungan permodalan. Meski jumlahnya tidak besar, tapi ini sebagai motivasi bagi mereka.