SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Percepatan langkah pelaku UKMKM untuk berjualan lewat platform digital sudah dimulai dengan menggandeng Shopee. Dan realisasinya adalah membuka kelas perdana 'Sobat UKM Shopee' yang digelar secara daring di Command Center Balaikota Kediri, Kamis (23/9/2021).
Kelas digital yang dimotori Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) tersebut memang membuka bertujuan mendorong pelaku UMKM Kota Kediri agar segera bermigrasi ke pasar digital.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Tanto Wijohari selaku penanggungjawab kegiatan menekankan pentingnya kolaborasi di masa pandemi. "Kami dituntut kreatif membina jejaring kerja dan membuka ruang kerja sama dengan banyak pihak berdasar prinsip saling menguntungkan," jelas Tanto.
Sedangkan persyaratan yang harus dipenuhi peserta di antaranya, domisili KTP dan usaha di Kota Kediri, usia maksimal 50 tahun, bisa menggunakan gawai dan internet, jenis produk yaitu makanan/minuman, fashion, kriya, aksesoris dan souvenir serta terbuka untuk seller lama dan baru.
Sejak dibuka pendaftaran pertengahan September lalu, kegiatan ini mendapat respon positif dari pelaku UMKM. Terbukti jumlah pelaku UMKM yang mendaftar mencapai 500 orang.
Setelah diseleksi, terpilih 150 orang peserta yang mengikuti kelas perdana sobat UKM Shopee secara daring. Peserta mengikuti tahapan pelatihan selama 1 bulan.
Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menginginkan semakin banyak UMKM di Kota Kediri yang onboarding di marketplace. Karena di masa pandemi ini semua negara di dunia mengalami kontraksi ekonomi dan membawa dampak yang luar biasa di sektor ekonomi khususnya di Kota Kediri.
Untuk mengatasinya, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama berfikir dan berkolaborasi. Salah satunya dalam hal percepatan migrasi UMKM ke marketplace.
“Saya apresiasi Shopee Indonesia yang menyambut ajakan kami untuk berkolaborasi mewujudkan harapan itu. Percepatan-percepatan ini hanya bisa diikuti oleh pelaku UMKM yang mau berubah," ungkap Abu Bakar.
Sedangkan yang tidak mau berubah, marketnya hanya di Kediri saja. Kalau yang mau berubah, dan bermigrasi maka marketnya akan pindah ke wilayah lebih besar dan market sharenya akan dilihat oleh banyak orang.
Selain itu pelaku UMKM diminta tidak alergi terhadap perubahan yang ada, pantang menyerah, harus berani mencoba dan terus belajar. Sehingga kegiatan yang diikuti diharapkan membawa dampak positif dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
"Dari Shopee akan memberi arahan untuk percepatan digitalisasi UMKM di Kota Kediri. Silakan nanti diberikan ilmunya kepada teman-teman supaya bisa maju. Kalau kita mau berjuang dan berubah sama-sama, maka energi positif ini bisa terkumpul dan membawa dampak yang sangat besar,” ungkapnya.
Sementara Gunawan Prianto, SME Development Shopee Indonesia mengungkapkan, Sobat UKM Shopee merupakan program khusus yang didedikasikan untuk memantapkan kesiapan UMKM go digital.
"Peserta langsung didampingi tim Shopee Indonesia tentang dasar-dasar jualan online hingga nanti beranjak ke materi tingkat lanjut, termasuk ikut serta dalam Program Ekspor Shopee" jelas Gunawan.