

AGTVnews.com - Fotografi miniatur kini menjadi tren tersendiri di kalangan penghobi foto. Kerumitan mengatur miniatur agar serasi menjadi tantangan tersendiri.
Salah satu pegiat fotografi miniatur adalah Vrian Tri Widodo. Pria asal Kediri Jawa Timur ini telah bertahun-tahun menggeluti dunia sketsa ini.
Hobi memotret memang sudah ada sejak lama. Latar belakangnya sebagai jurnalis membuatnya sering berkutat dengan foto-foto peristiwa.
Seiring berkurangnya kegiatan di lapangan, Vrian kini lebih menyukai obyek foto macro ataupun fotografi miniatur.
Salah satu yang unik dari fotografi miniatur adalah membuat sketsa layaknya situasi dan kondisi asli. Dibutuhkan ide dan imajinasi tinggi agar selaras.
Untuk melengkapi obyek foto miniatur, pria yang beralamat di Perumnas Ngronggo Kota Kediri ini mengkoleksi ribuan miniatur kendaraan atau biasa disebut diecast.
Vrian memiliki lebih dari 2000 unit miniatur mobil dari berbagai negara dan jenis mobil dengan skala 1:18 hingga 1:64.
Untuk harganya pun bervariatif mulai dari Rp50 ribu hingga jutaan Rupiah tergantung dari tahun keluaran dan langkanya barang tersebut.
Koleksi tersebut telah dikumpulkan selama bertahun-tahun dengan cara membeli ataupun barter.
Untuk mengabadikan miniatur mobil supaya tampak hidup bagaikan aslinya, Vrian menambahkan diorama suatu pemandangan dan suatu adegan sebagai latar belakang.
Menurutnya ide dan imajinasi menjadi hal utama dalam membuat diorama agar dalam foto terlihat nyata.
“kita harus melihat jenis mobilnya dan cocoknya dipasangkan dengan pemandangan jalanan atau pemukiman," jelasnya kepada reporter AGTVnews.com belum lama ini.
Menurutnya fotografi miniatur ini mempunyai seni tersendir. Selain harus berpikir untuk membuat kondisi nyata di dalam miniatur, ia juga harus berimajinasi diorama setiap jenis mobil yang berbeda-beda.
Baca Juga: Indonesia Masuk Pancaroba, BMKG Ingatkan Bahaya Mengintai
“Saya mempunyai banyak jenis mobil mulai dari bus angkutan, mobil Warkop DKI, Mr. Bean, Fast And Furious dan banyak mobil dari seri film. Setiap mobil ini harus memiliki diorama yag berbeda-beda agar seimbang dalam foto,” imbuhnya.
Tak jarang, foto yang sudah ia publikasikan di repost oleh perusahaan dari mobil tersebut, baik perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.