AGTVnews.com - Performa dua striker asing Persik Kediri yakni Yossef Ezzejjari dan Ibrahim Bahsoun dinilai tak sesuai dengan ekspektasi.
Padahal diharapkan dengan hadirnya legiun asing ini mampu menambah kekuatan Persik Kediri yang sebelumnya didominasi oleh pemain lokal.
Berdasarkan performa dari dua laga yang telah dimainkan oleh Persik Kediri, permainan maupun kontribusi dari kedua legiun asing ini masih memble jauh diluar ekspektasi.
Kekecewaan performa pemain asing dirasakan pelatih Persik Kediri, Joko Susilo. Bahkan pelatih asal Cepu Jawa Tengah ini sempat menarik keluar Ibrahim Bahsoun di saat menghadapi Bali United.
Di pertandingan pekan kedua, Ibrahim Bahsoun justru hanya diparkir oleh Joko Susilo.
Penampilan Yossef Ezzejjari dinilai juga setali tiga uang. Performa anti klimaks ditunjukkan oleh Yossef saat bermain menghadapi Borneo FC.
Tak ada peluang yang berarti dari kaki yang dihasilkan oleh pemain top skor Liga Andorra itu.
Bagi Joko Susilo, pemain asing adalah ornamen pemanis di sebuah bangunan rumah mewah.
"Ibarat rumah, kita sudah punya pondasi yang bagus yang didominasi oleh pemain lokal. Nah untuk atap, jendela dan lain sebagainya itu ada di pemain asing," ucapnya.
Dengan kondisi pemain asing yang ada, Joko Susilo mengibaratkan gagal membangun rumah mewah.