Pertandingan Persik Kediri melawan Borneo FC (Foto: Instagram Borneo FC)Dibandingkan dengan Borneo FC yang tampil dengan determinasi tinggi, Persik sebenarnya minim peluang di pertandingan tersebut. Tercatat tim berjuluk Macan Putih itu hanya mampu melakukan empat kali tembakan.
Sedangkan Borneo FC yang unggul penguasaan bola sebanyak 54 persen justru lebih banyak memiliki peluang. Data statistik menyebutkan bahwa mereka berhasil melepaskan 10 tembakan, dua diantaranya tepat sasaran ke gawang tim Persik. Kendati secara statistik Persik kalah penguasaan bola, namun mereka justru mampu bermain lebih sabar dan efisien dalam melakukan skema penyerangan.
Kendali permainan ditunjukkan oleh Borneo FC sejak menit-menit awal. Davronov mengawali peluang dengan tendangan keras, namun bola masih menyamping dari gawang Persik. Beberapa saat kemudian giliran Sultan Samma, lagi-lagi bola masih belum tepat sasaran.
Persik juga sebenarnya punya peluang membuat gol di babak pertama. Upaya dari pemain asingnya yakni Ezzejiari berhasil diblok oleh lini belakang Borneo FC.
Tanpa gol di babak pertama membuat laga berlangsung agak cepat di babak kedua. Persik punya peluang duluan lewat Arthur Felix. Usahanya masih belum tepat sasaran.
Peluang mencetak gol didapatkan oleh Persik di menit 68, namun tendangan bebas Antoni Nugroho yang hampir masuk ke gawang Borneo FC. Namun, bola masih melambung di atas gawang.
Borneo FC baru mendapat peluang di babak kedua pada menit ke-70. Menerima umpan sepak pojok Terens Puhiri, sundulan Guy Junior masih melebar dari gawang Persik.
Pada menit ke-74, Borneo FC memainkan pemain anyarnya yakni Boaz Solossa. Eks kapten Persipura itu dimainkan menggantikan Guy Junior.
Persik akhirnya mampu menciptakan gol di menit ke-81. Memanfaatkan umpan Dany Saputra, Ady Eko bisa menceploskan bola ke dalam gawang. Skor 1-0 untuk keunggulan Persik Kediri atas Borneo FC di Liga 1 2021/2022. Skor ini bertahan hingga pertandingan berakhir.