Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sebanyak 750 siswa-siswi SMKN 3 Kota Kediri mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Upaya ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka, Senin (6/9/2021).
Pelaksanaan vaksinasi di sekolah berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Kursi antrean ditata dengan menjaga jarak.
Eddy Priyo Utomo, Kepala SMKN 3 Kediri dikonfirmasi melalui Wakasek Bidang Kesiswaan, Tatik Yuliani menjelaskan, menjelang pendidikan tatap muka, dikebut segala persiapannya.
Di mulai dari sarana prasarana, protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi di lingkungan sekolah terutama bagi para siswa-siswi.
Tatik mengungkapkan, sebelumnya telah melakukan pendataan kepada para siswanya yang telah dan belum mengikuti vaksinasi.
"Siswa kami totalnya 1.143, sebelumnya telah kami data siapa yang sudah divaksin dan siapa yang belum divaksin. Akhirnya hari ini ada total 750 dosis vaksin Sinovac diberikan kepada anak-anak kami," jelasnya.
Vaksinasi dilakukan juga telah melalui persetujuan dari orang tua dan wali murid, untuk memberikan izin pemberian vaksinasi tersebut kepada anaknya.
"Alhamdulillah responnya baik sekali," ungkapnya.
Dijelaskan, percepatan vaksinasi ini sangat perlu untuk dilakukan guna mengejar pendidikan tatap muka.
"Kasihan anak-anak jika harus daring terus, apalagi SMK yang syarat akan kegiatan praktiknya, jika harus dilakukan daring terus agak kesusahan," ungkapnya.
Vaksinasi yang dilakukan terbagi sesuai jurusannya untuk mempercepat waktu pelaksanaan pelayanan vaksin bagi para peserta didik.
Siswa dan siswi yang telah divaksin selanjutnya diminta untuk langsung kembali ke rumah.
Leona Ekaputri Kusuma, salah satu siswi mengungkapkan sempat deg degan saat akan mengikuti vaksinasi.
"Awalnya takut karena disuntik, tapi setelah disuntik ternyata tidak sakit," ujarnya.
Siswi jurusan tata busana ini mengikuti vaksinasi karena kemauannya sendiri untuk menjaga kesehatan.
"Saya juga pingin segera masuk sekolah, apalagi saya kelas 12 sebentar lagi akan menghadapi ujian kelulusan," jelasnya.
Sedangkan Titah Miladewi siswi jurusan tata busana mengaku telah mendambakan untuk bisa segera masuk melakukan pendidikan tatap muka di sekolah.
"Pingin segera masuk, sudah bosan di rumah, pingin belajar di sekolah bersama teman-teman," ungkapnya.